Putu Cangkir, Si Legit yang Perlahan Kehilangan Daya Pikat

Klikhijau.com – Beberapa malam yang lalu, seorang teman datang ke rumah. Dan ia ingin makan kue putu cangkir. Kue khas Makassar yang rasanya legit. Kami lalu keluar mencari. Saya pikir akan mudah m...

Putu Cangkir, Si Legit yang Perlahan Kehilangan Daya Pikat
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Beberapa malam yang lalu, seorang teman datang ke rumah. Dan ia ingin makan kue putu cangkir. Kue khas Makassar yang rasanya legit.

Kami lalu keluar mencari. Saya pikir akan mudah menemukan putu cangkir di sekitaran Sungguminasa, Gowa, namun rupanya tidak.

Putu cangkir seolah telah hilang dari peredarannya. Kisah teman yang mencari putu cangkir bukan hanya yang datang ke rumah malam itu.

Ada teman lain, ia tinggal di Desa Taeng, Gowa. Ia penyuka putu cangkir, dan sering pula bertanya di mana ada yang menjualnya.

[irp]

Mendapat pertanyaan serupa itu, membuat saya bingung menjawabnya. Saya biasanya menyarankan mencarinya ke jalan arah Bontonompo, Gowa. Di sana banyak penjual yang berjejer di pinggkir jalan, hanya saja jaraknya cukup jauh.

Putu cangkir, sepertinya bernasib sama seperti penganan atau kue khas Makassar yang lain. Mulai terpingkirkan, semisal buroncong, hanya saja buroncong lebih mudah ditemukan karena dijajakan melalui gerobak. Sehingga penjualnya bisa bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain.

Sementara putu cangkir belum melakukan terobosan serupa. Saya katakan demikian, karena hingga detik ini belum menemukan ada yang menjual putu cangkir menggunakan gerobak.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: