Putu Cangkir, Si Legit yang Perlahan Kehilangan Daya Pikat

Klikhijau.com – Beberapa malam yang lalu, seorang teman datang ke rumah. Dan ia ingin makan kue putu cangkir. Kue khas Makassar yang rasanya legit. Kami lalu keluar mencari. Saya pikir akan mudah m...

Putu Cangkir, Si Legit yang Perlahan Kehilangan Daya Pikat
Bacakan Artikel

[irp]

Menemukannya di jalan Malino

Kami bergerak ke arah jalan Malino. Seingat saya, pernah menemukan satu penjual putu cangkir di sana.

Hanya saja saya hampir putus asa, sebab kami telah cukup jauh mencarinya, namun tak ditemukan. Rasa penasaran saya terus mengajak bergerak hingga lebih jauh.

Dan hasilnya bisa kamu tebak, dari jauh pula saya melihat tiga perempuan sedang menjagai jualannya—si putu cangkir itu

“Akhirnya dapat,” kata teman saya girang.
“Ternyata di sini ada penjual putu,” kata saya yang didengar oleh penjualnya.
“Baru lewat sini?” tanya salah seorang dari penjual itu
“Sering, Bu,” jawab saya
“Kenapa baru lihat,” katanya lagi
“Mungkin saya kurang memperhatikan ketika lewat, Bu,” jawab saya mengakhir perdebatan itu. Namun , saya penasaran sejak kapan “mereka” berjualan di tempat itu.

[irp]

Salah satu dari mereka, menggerakkan jarinya, pandangannya agak menerawang, sepertinya sedang menghitung sudah berapa lama berjualan
“Sudah hampir enam tahun,” jawabnya setelah yakin dengan hitungannya.
“Sudah lama, ya, bu,” timpal teman saya
“Iya, kami berjualan dari pagi hingga jam sebelas malam, biasanya menghabiskan beras ketan 20-25 liter perhari,” terangnya.

Kami leluasa berbincang lama dengan penjual putu cangkir itu, sebab tak ada pembeli lain yang mengusik. Sepertinya daya pikat putu cangkir perlahan memudar oleh serbuan kue modern. Itu bisa dilihat dari semakin sedikit yang mau berjualan kue khas Makassar itu.

Dinamai putu cangkir atau dalam bahasa Makassar putu cangkiri, karena bentuk kue putu yang satu ini memang mirip cangkir terbalik.

Bahan dan cara membuatnya

Putu cangkiri’ ini terdiri atas duca suku kata, yaitu: Putu; panganan dari beras ketan dan cangkiri yang berarti cangkir.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: