Pupuk dan Fungisida dari Jamur Tricoderma Sp, Cara Bijak Mencintai Bumi

Klikhijau.com – Pupuk dan fungisida telah jadi bagian dari kehidupan petani. Itu dilakukan untuk mengatasi kerusakan tanaman akibat jamur pathogen. Jamur itu cukup mengganggu bagi petani. Jamur pat...

Pupuk dan Fungisida dari Jamur Tricoderma Sp, Cara Bijak Mencintai Bumi
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Pupuk dan fungisida telah jadi bagian dari kehidupan petani. Itu dilakukan untuk mengatasi kerusakan tanaman akibat jamur pathogen. Jamur itu cukup mengganggu bagi petani.

Jamur patogen ini biasanya sudah menyerang tanaman. Pada masa persemaian dan pada saat pindah tanam.

Penting  memperhatikan kesehatan tanah saat pengolahan lahan. Sayangnya, banyak petani lalai. Mereka hanya mementingkan hasil. Jika ada yang menggangu tinggal seprot racun. Banyak ditemukan di toko-toko pertanian seperti insektisida, fungisida atau bakterisida.

Dengan meningkatnya harga pestisida dan pupuk kimia, menyulitkan petani dalam berproduksi. Karena meningkatnya biaya produksi dan harga pokok menjadi tinggi. Sedangkan kualitas produksi masih rendah.

[irp]

Masalah lain penggunaan pupuk dan pestisida kimia adalah apabila digunakan secara terus menerus dan dalam jangka waktu yang lama. Akan mengakibatkan kerusakan tekstur, struktur, kimia dan biologis tanah, pencemaran lingkungan, dan resisitensi hama.

Secara teknis, penggunaan bahan kimia tersebut sebenarnya dapat diminimalisir dengan menggunakan agen hayati, salah satunya dengan menggunakan jamur Tricoderma. Agen ini dapat berperan sebagai jamur antagonis bagi patogen dan antibiotis untuk tanaman (Putu Sweken, 2018).

Mampu mengurai bahan organik

Dengan Tricoderma sp,  petani bisa membuat pupuk untuk membasmi hama jenis jamur patogen. Trichoderma sp dapat menghambat pertumbuhan serta penyebaran racun jamur. Penyebab penyakit bagi tanaman seperti  Fusarium oxysporum, Rizoctonia solani, phytium sp dan masih banyak lainnya.

Selain itu, Tricoderma sp mempunyai kemampuan sebagai pengurai bahan-bahan organik. Sehingga baik digunakan sebagai biostater. Pada pembuatan kompos dan pupuk organik cair (POC).

Penggunaan pupuk biologis dan biofungisida Trichoderma, sp. memang tidak memperlihatkan dampak manfaatnya secara langsung. Seperti pupuk ataupun fungisida kimia. Dengan penggunaan rutin secara berkala akan memberikan manfaat yang lebih baik daripada pupuk dan fungisida kimia.

[irp]

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2