Pupuk dan Fungisida dari Jamur Tricoderma Sp, Cara Bijak Mencintai Bumi

Klikhijau.com – Pupuk dan fungisida telah jadi bagian dari kehidupan petani. Itu dilakukan untuk mengatasi kerusakan tanaman akibat jamur pathogen. Jamur itu cukup mengganggu bagi petani. Jamur pat...

Pupuk dan Fungisida dari Jamur Tricoderma Sp, Cara Bijak Mencintai Bumi
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Warna kuning adalah jamur saccharomyces, merah adalah jamur lactobacillus, putih adalah jamur Rhizoktonia.  sedangkan warna hijau tua adalah jamur Tricoderma, sp. Ada pula warna hitam, jamur tersebut adalah jamur yang sudah mati.

Tricoderma sp  di samping sebagai agen hayati dan stimulator tumbuhan, dapat pula berfungsi sebagai bahan pengurai yang disebut biostater. Berikut adalah alat dan bahan serta cara pembuatannya.

Alat dan bahan


  1. Toples bersih

  2. Kapas atau kain bersih

  3. Sendok bersih

  4. Alkohol 70%

  5. Molase (air gula merah) sebagai sumber energi bagi calon bakteri

  6. Nasi yang ada biang Tricoderma.

  7. Air bersih

Proses pembuatan


  1. Toples harus dalam keadaan bersih dan kering, kemudian sterilkan dengan menggunakan kapas atau kain bersih yang telah diberi alkohol.

  2. Masukkan molase sebanyak 3-4 sendok ke dalam 1 liter air.

  3. Masukkan nasi yang terdapat biang Tricoderma yang sudah terisi air dan molase ke dalam toples.

  4. Aduk sampai tercampur rata dan tutup rapat.

  5. Bahan tersebut difermentasi selama 7-10 hari di dalam ruang steril dan tertutup. Sehingga dapat berkembangbiak sesuai dengan kehidupan asalnya. Jamur Tricoderma ini akan menghasilkan bakteri-bakteri pengurai.


Setiap 2 hari sekali tutup toples dibuka untuk mengeluarkan gas yang dihasilkan bakteri dan jamur tersebut.

Pada proses fermentasi organisme-organisme hidup yang ada di dalam toples akan menghasilkan karbondioksida (Co2).

Jika gas tersebut tidak dikeluarkan maka tekanan gas akan semakin meningkat dan mengakibatkan toples meledak.

Perihal biostater

Telah diuraikan di atas bahwa Tricoderma sp dapat berubah menjadi biostater. Adapun ciri-ciri biostater yang sudah jadi adalah mengeluarkan aroma khas seperti tape dan tidak berbau busuk. Biostater ini merupakan keturunan F0.

Biostater ini bisa diperbanyak. Menjadi keturunan-keturunan selanjutnya. Tetapi akan mempengaruhi kualitas dari biostater tersebut. Biostater yang sudah jadi siap digunakan sebagai dekomposer dalam proses pembuatan pupuk organik baik padat maupun cair. Dapat pula ditebar langsung kelahan pertanian.

Biostater ini mempunyai kemiripan dengan EM4 yang jual di pasaran. Kalau kita bisa membuatnya kenapa tidak. Hasil yang diinginkan juga sudah pasti. Juga dapat menghemat biaya dan menambah ilmu pengetahuan kita di dunia pertanian serta ramah lingkungan.

Jadi, selama mencoba sahabat hijau!

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2