Sungai dan Napas Bapak

Sungai dan Napas Bapak   Ada hal yang selalu aku ingat; Punggung ibu, jalan setapak Juga tapak kakiku yang tak mengenal sepatu. Menapak bebatuan Hal yang membuatku bebal dan belajar keb...

Sungai dan Napas Bapak
Bacakan Artikel

Kata kerja telah pulas sekarang
Lalu malam berusaha membelokkan roda-rodanya yang tak nampak. Asing keparat

Aku sebagai engkau tiba di sungai waktu
Berkelana menerobos bayang-bayang pepohonan
Jadi burun-burung

Ada bulan yang sinarnya berguguran
Angin mengisari takdirnya, menenun resah yang dibincangkan jalanan
Belukar bagai ancaman liar
Seperti sarang lebah dan batu karang

Aku mendengar engkau bernyanyi mengupas biji hari
Pohon pinus berbincang dengan lidah hijau rerumputan

Mengenang sebagaimana aku adalah engkau dulu.
Pohon-pohon yang melap peluhmu
Hujan yang mencuci rambutmu
Kicau burung, menghiburmu dalam perjalanan menuju gunung

2023

Pohon Penyambut Tamu


 

Dari segala sisi kulihat pinggangku berkabut
Kesunyian memburu sisa-sisa perih di jemari

Gumam ombak yang pecah, genta jatuh di wajah senja.
Angin mengembara di atas kerinduan terakhirku yang berkeriut

Aku seorang yang kehilangan segalanya
Membiarkan sepasang mata dalam pejam
Lalu lengan dingin merangkum tubuhmu dalam kematian yang tipis

Hujan turun
Mengapa cinta tak turun jua dalam secawan anggur?
Padahal natal sehari lagi sampai
Pohon-pohon telah ditebangi
Untuk dihias menyambut tamu di ruang depan

2023

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2