Suka Melakukan Hal yang Satu Ini? Hati-Hati, Kesehatan Bisa Terganggu

Klikhijau.com - Banyak orang suka melakukan hal seperti berdiam diri di dalam kamar sambil menonton film, mendengarkan musik dan sesekali membaca buku. Sebagian orang akan berpendapat hal sama–terasa...

Suka Melakukan Hal yang Satu Ini? Hati-Hati, Kesehatan Bisa Terganggu
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Banyak orang suka melakukan hal seperti berdiam diri di dalam kamar sambil menonton film, mendengarkan musik dan sesekali membaca buku. Sebagian orang akan berpendapat hal sama–terasa nyaman dan menenangkan bukan?

Tetapi, sepertinya kebiasaan itu harus dihentikan. Mengapa? Ternyata, berdiam diri di dalam kamar sepanjang hari bisa berefek buruk bagi kesehatan, khususnya kesehatan mental.

Mengurung diri di dalam ruangan dalam waktu yang lama ternyata dapat menimbulkan perasaan gelisah, suka sedih, gangguan tidur, bahkan depresi. Hal itu terjadi karena tubuh kita kekurangan asupan sinar matahari.

Lalu, apa hubungan sinar matahari dengan kesehatan mental?

Seorang peneliti di Universitas Colorado, Kenneth Wright, menyatakan bahwa paparan sinar matahari dapat membantu tubuh untuk mengatur ritme sirkadian.

Sirkadian merupakan jam biologis tubuh yang mengatur segala sesuatu dalam tubuh kita seperti nafsu makan, jam tidur, hingga mood dan energi.

“Ketika tubuh kurang terpapar cahaya matahari dan hanya terpapar cahaya buatan seperti cahaya lampu, jam biologis dalam tubuh akan terganggu. Akibatnya, kesehatan tubuh kita akan mengalami gangguan. Kurang terpapar sinar matahari berisiko lebih tinggi untuk terjangkit obesitas, diabetes, depresi, dan penyakit lainnya,” ujar Kenneth dilansir dari Time.

Selain itu, matahari akan membantu tubuh memproduksi vitamin D. Dokter sekaligus peneliti dari University Hospital of North Norway Norwegia, Rolf Jorde, menyatakan bahwa seseorang yang kekurangan asupan vitamin D lebih rentan terserang depresi.

Maka tak heran, seseorang yang jarang keluar rumah dan jarang terpapar sinar matahari lebih sering merasa sedih, gelisah, hingga depresi.

Penelitian lain yang diterbitkan dalam jurnal Dermato-Endocrinology juga menunjukkan bahwa tubuh akan menghasilkan hormon melatonin yang lebih tinggi dalam keadaan gelap. Akibatnya, saat tubuh kita kurang terpapar sinar matahari, kita akan lebih mudah merasa letih.

Untuk menghindari diri dari perasaan mellow dan depresi, seorang profesor dan penulis dalam bidang psikologi asal Amerika Serikat, Richard Ryan, menyarankan agar kita sering-sering menghabiskan waktu di luar rumah dan bersatu dengan alam.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2