Selamat Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN), Kita Jaga Ekosistem Indonesia

Klikhijau.com – Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) merupakan momen penting yang diperingati setiap tanggal 10 Agustus. Mengapa ini penting? Peringatan HKAN memang tidaklah sepopuler hari lingkung...

Selamat Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN), Kita Jaga Ekosistem Indonesia
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) merupakan momen penting yang diperingati setiap tanggal 10 Agustus.

Mengapa ini penting? Peringatan HKAN memang tidaklah sepopuler hari lingkungan lainnya, tetapi memiliki makna esensial perihal urgensi konservasi dan pelestarian ekosistem alam demi kesejahteraan masyarakat.

Dilansir dari laman Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), peringatan HKAN 2021 dipusatkan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT menjadi host tahun ini yang dihelat di Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Teluk Kupang dan Pantai Lasiana.

Sejumlah komunitas dan organisasi juga ikut serta meramaikan momen HKAN. Namun, situasi pandemi Covid-19 tidak memungkinkan diadakan kegiatan lapangan dalam skala besar seperti tahun-tahun sebelumnya. Kampanye konservasi secara virtual jadi pilihan.

Melihat kembali sejarah HKAN

Peringatan HKAN dilakukan pertama kali pada 2009 silam, atau dua belas tahun lalu oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Sebagai landasannya, Pemerintah Republik Indonesia mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) nomor 22 tahun 2009. Isinya mengenai penetapan tanggal 10 Agustus sebagai Hari Konservasi Alam Nasional.

Pada Keppres ini pula diterangkan tujuan HKAN yakni pentingnya memasyarakatkan konservasi alam secara nasional sebagai sikap hidup dan budaya bangsa. HKANjuga dperingati untuk membawa pesan khusus betapa ekosistem perlu dilestarikan sebagai penyangga kehidupan di dunia.

Meski peringatan ini tergolong masih baru, namun sejatinya konservasi alam di tanah air memiliki rentetan sejarah yang panjang.

Dilansir dari Tirto, konservasi alam di Indonesia sebenarnya telah diinisiasi sejak masa kolonial Hindia-Belanda. Pada tahun 1937, Gubernur Jenderal Hindia Timur telah menetapkan sebuah unit konservasi alam.

Pelembagaan tersebut diinisiasi oleh Dr. Sijfert Hendrik Koorders, seorang botanis peranakan Belanda kelahiran Bandung. Lalu, pada 1912, Koordes mendirikan sebuah organisasi yang dinamai Netherlandsch Indische Vereenigin tot Natuurbescherming.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2