Rayakan 95 Tahun Sumpah Pemuda, Ribuan Orang Muda Aksi Jaga Iklim

Klikhijau.com – Jejaring Penjaga Laut dan EcoDefender bersama ribuan orang muda yang tersebar di lebih dari 521 titik seluruh Indonesia menghelat aksi serentak jaga bumi dalam Aksi Muda Jaga Iklim (AM...

Rayakan 95 Tahun Sumpah Pemuda, Ribuan Orang Muda Aksi Jaga Iklim
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Jejaring Penjaga Laut dan EcoDefender bersama ribuan orang muda yang tersebar di lebih dari 521 titik seluruh Indonesia menghelat aksi serentak jaga bumi dalam Aksi Muda Jaga Iklim (AMJI) 2023 (28/10).

Bertemakan “Aksi Kolaboratif Kerelawanan Kaum Muda Untuk Antisipasi Krisis Iklim” AMJI kali ke-3 yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ini dilakukan bersama lebih dari 90 kolaborator dari komunitas, pemerintah pusat dan daerah, organisasi kaum muda dan korporasi.

Aksi serentak AMJI digelar pagi hingga sore hari, diantaranya aksi bersih sampah pantai, sungai dan lingkungan; diskusi, sosialisasi dan edukasi sampah plastik, pengolahan sampah, krisis iklim dan SDGs; nonton bareng dan diskusi; pembagian bibit pohon; penanaman mangrove; penanaman pohon; transplantasi dan adopsi koral; pembagian makanan plant-based; aksi cabut paku di pohon; edukasi lingkungan dan krisis iklim ke pasien dan pengunjung Puskesmas; dan aksi pakai transportasi non-emisi.

“Antusiasme orang muda, komunitas, dan organisasi di AMJI semakin meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Tidak hanya itu, dukungan juga datang dari pihak korporasi. Ini artinya semakin meningkatnya kesadaran, kepedulian, dan gaya hidup yang makin ramah terhadap lingkungan,” ucap Yolanda Parede, Koordinator Nasional Penjaga Laut, yang ditemui di titik aksi Tangerang Mangrove Center, Tanjung Pasir, Teluk Naga, Kabupaten Tangerang. 150 peserta yang hadir siang itu berhasil menanam 3.000 bibit mangrove, membuat persemaian 5.000 batang mangrove, serta membersihkan sampah di sepanjang pantai Tanjung Pasir.

Yolanda menjelaskan, AMJI merupakan aksi nyata keresahan orang muda Indonesia merespon dampak perubahan iklim yang semakin terasa dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kelompok populasi terbesar di Indonesia, orang muda menanggung beban berat anomali iklim yang terjadi, mulai bencana alam, degradasi lingkungan, hingga hilangnya keanekaragaman hayati yang berujung pada sulitnya akses terhadap sumber pangan, kesehatan dan pendidikan layak. Sehingga keterlibatan aktif orang muda merupakan keniscayaan dalam upaya jaga bumi.

Senada dengan itu, Bagus Budi Prakoso, Kepala Seksi Program & Evaluasi BDPASHL Citarum Ciliwung menyampaikan peran anak muda sangat penting menjaga lingkungan.

“Ini adalah salah satu bentuk nyata kegiatan yang dilakukan oleh semua stakeholders, baik itu dari anak muda, pelaku usaha, kementerian, masyarakat, bersama menanam mangrove. Kami juga berterima kasih kepada semua yang mendukung program ini. Mudah-mudahan ke depannya tidak hanya ini tapi berlanjut ke pemeliharaan sampai jadi tumbuh dan terawat. Hari ini kami berterima kasih atas kolaborasi penanaman mangrove. Kolaborasi tidak hanya dilakukan di mangrove, tapi juga penanaman pohon lain dan edukasi yang lain,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama Yaya Kuswaya, Kepala Resort Pemangkuan Hutan Tangerang, yang mewakili pimpinan Perhutani KPH Banten menyampaikan apresiasinya pada para relawan yang terlibat AMJI.

“Kami dari KPH mengucapkan terima kasih karena tentunya menjaga hutan bukan hanya tugas kami, tapi juga tugas semua elemen mulai masyarakat, anak muda, dan semua pihak lainnya sehingga kawasan hutan mangrove ini bisa tetap terjaga. Kami ingin bukan hanya acara seremonial saja karena cikal bakal jadi tanaman ini ada di pemeliharaan. Makanya kami juga mengharapkan semoga kegiatan ini akan tetap berkesinambungan, sehingga hutan mangrove ini benar-benar terjaga kelestariannya,” paparnya.

AMJI kali ini juga mendapat dukungan dari korporasi. Menurut Ridyawan Amnan, Corsec Division Head Jtrust Bank, krisis iklim yang terjadi saat ini membawa dampak pada banyak hal, seperti cuaca ekstrim.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2