Psikiater Ungkap 3 Masalah Kesehatan Mental di Tengah Covid-19

Klikhijau.com – Semakin lama Covid-19 menyurut, akan semakin berdampak pula bagi kesehatan, termasuk kesehatan mental masyarakat. Perihal ini, psikiater Universitas Gadja Mada (UGM), Ronny Tri Wirasto...

Psikiater Ungkap 3 Masalah Kesehatan Mental di Tengah Covid-19
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"



  • Penggunaan internet meningkat



Harus diakui, kita mulai menjadikan internet sebagai kebutuhan. Karenanya, hidup tanpa internet saat ini terasa sulit

Namun, penggunaan internet berlebihan menurut  Ketua Prodi Pendidikan Spesialis Ilmu Kedokteran Jiwa FKKMK UGM itu bisa menyebabkan masalah bagi kesehatan mental.

Parahnya, kedatangan  pandemi Covid-19 menyebabkan penggunaan internet meningkat. Kebijakan pembatasan sosial merupakan salah satu yang membuat internet sebagai bagian penting dalam aktivitas masyarakat hingga menimbulkan adiksi atau kecanduan.



  • Kecanduan game online



Sejak android ada, jumlah game dan penggunanya juga meroket. Dengan sangat mudah kita akan menemukan orang main game dalam situasi apa pun dan kapan pun.

Para ‘pemain’ itu tidak mengenal usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Tidak sedikit yang mulai kecanduan main game.

Ronny menuturkan,  masa pandemi ini mulai munculkan fenomena baru, yakni kecanduan pada game online.

Hal itu karena   kondisi yang memaksa harus banyak beraktivitas di rumah menjadikan waktu untuk menyalurkan hobi bermain game online menjadi lebih banyak.

"Kalau ini berlangsung terus-menerus bisa mengakibatkan kelelahan, over atensi atau perhatian berlebihan terhadap sesuatu, dan menurunnya kesadaran terhadap stimulasi sekitar," jelasnya.

Apakah hanya ketiga hal tersebut yang jadi masalah. Rupanya tidak, masih ada hal lain, yakni masalah pasien yang sembuh dari covid.

Ronny berpendapat bahwa kerentanan mental pada pasien yang telah sembuh dari Covid-19 juga menjadi persoalan besar dalam kesehatan mental di tengah pendemi ini.

Hal tersebut terjadi karena masih adanya stigma atau pelabelan pada pasien di masyarakat. Stigma di masyarakat ini menjadikan pasien yang sembuh dari Covid-19 memiliki kekhawatiran yang lebih tinggi dibanding saat belum terpapar Covid-19.

Apa yang bisa dilakukan? Pertanyaan itu menjadi pertanyaan umum yang harus dijawab. Ronny memberi solusi untuk mengatasi masalah yang menumpuk perihal kesehatan mental masyarakat.

Ia mengimbau kepada setiap individu atau masyarakat untuk menciptakan suasana yang ramah dan penuh kasih bagi sekitar.

Karena, hingga saat ini implusifitas atau perilaku berlebih-lebihan menjadi persoalan mental yang menonjol meskipun hal tersebut tidak disadari masyarakat.

Kesehatan mental masyarakat saat ini perlu diperhatikan.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2