Meski Tumbuh Liar, Awar-awar Menawarkan Beragam Manfaat

Klikhijau.com – Awar-awar itu tumbuh liar saja di depan rumah. Jika daunnya telah merimbun, biasanya akan dipangkas saja. Awar-awar memang merupakan jenis tumbuhan liar. Bisa tumbuh di mana saja ta...

Meski Tumbuh Liar, Awar-awar Menawarkan Beragam Manfaat
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Awar-awar itu tumbuh liar saja di depan rumah. Jika daunnya telah merimbun, biasanya akan dipangkas saja.

Awar-awar memang merupakan jenis tumbuhan liar. Bisa tumbuh di mana saja tanpa kendala. Cara menumbuhkannya pun mudah. Cukup ambil tangkainya lalu tancapkan. Jika tanah cukup subur—tangkai atau batangnya diletakkan saja dan akan tumbuh dengan sendirinya.

Tanaman atau tumbuhan ini lebih banyak diabaikan daripada dipelihara. Padahal memiliki segudang manfaat bagi kesehatan.

Saya katakan demikian, karena saya telah membuktikannya. Semisal, dua hari sebelum Ramadan tahun ini, saat itu saya baru saja tiba di rumah dari Makasssar. Dan kepala saya mengalami sakit yang luar biasa hingga muntah-muntah.

Dengan tenang Ibu melangkah keluar rumah, lalu berbelok ke kanan—di mana awar-awar itu tumbuh. Ia memetik pucuknya kemudian kembali ke dalam rumah.

Pucuk awar-awar tersebut Ibu remas di telapak tangannya hingga hancur dan mengeluarkan sedikit air. Setelah itu Ibu mengoleskannya di dahi dan leher saya.

Dan ajaib, selang beberapa waktu kemudian, rasa sakit kepala saya mereda. Peristiwa semacam itu kerap kali saya alami atau kerap saya disembuhkan oleh awar-awar.

Jika bukan pucuknya yang diremas lalu dioleskan pada bagian tubuh yang sakit atau pegal, biasanya masyarakat menggunakan daunnya yang masih mudah, caranya gampang. Daun itu hanya ditempelkan saja di dahi atau bagian tubuh yang sakit.

Intinya daun tumbuhan ini telah menjadi andalan untuk pengobatan sakit tertentu.

Kandungan Awar-awar

Bagaimana Ibu dan masyarakat Indonesia pada umumnya tahu, jika ada tumbuh-tumbuhan yang bisa dijadikan sebagai obat.

Suryanita dalam Suparni, (2017) menjelaskan hal ini, katanya pengobatan herbal sudah dikenal masyarakat Indonesia secara luas sejak zaman dahulu kala. Dengan menggunakan ramuan-ramuan berbahan dasar tumbuh-tumbuhan dan segala sesuatu yang berada di alam.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2