Menilik Permasalahan Lingkungan di Pulau Tikus yang Semakin Mencemaskan

Klikhijau.com – Pulau Tikus di Bengkulu kini semakin kritis dengan beragam permasalahan lingkungan. Padahal Pulau tikus adalah satu pulau yang terdapat dikota Bengkulu yang selama ini dikenal sebag...

Menilik Permasalahan Lingkungan di Pulau Tikus yang Semakin Mencemaskan
Bacakan Artikel
Adi Saputra

Artikel terbaru dari Adi Saputra (lihat semua)

Belum ada artikel terbaru lain dari penulis ini.

Selain itu, kegiatan para pemancing di sekitar pulau ini juga akan berdampak berkurangnya ekosistem ikan dan rusaknya terumbuh karang akibat aktivitas para pemancing. Kemudian pengelolaan yang kurang baik pemerintah daerah atau pengelola pulau terlihat belum sepenuhnya diterapkan.

Dari beberapa faktor ini, pemerintah daerah hendaknya memerhatikan secara serius, mengingat Pulau Tikus sebagai objek wisata yang bisa menjadi nilai tambah untuk perekonomian masyarakat Bengkulu.

Kebijakan yang harus dilakukan

Dari permasalahan yang telah diidentifikasi, hampir semua permasalahan lingkungan yang terjadi di kota Bengkulu adalah akibat dari aktivitas kita sebagai manusia.

Mengingat permasalahan yang terjadi pada pulau ini hendaknya pemerintah daerah menetapkan kebijakan-kebijakan dalam melindungi pulau ini dari kerusakan atau mungkin saja sesuatu yang lebih buruk terjadi.



  1. Kegiatan peduli lingkungan



Hal ini mesti dilakukan, melibatkan semua elemen dalam suatu kegiatan untuk melindungi lingkungan dari kerusakan, seperti kegiatan serentak penanaman pohon mangrove khususnya di Pulau ini. Penanaman pohon mangrove harus rutin dilakukan.

Dengan adanya pohon mangrove pulau akan lebih terlindungi dari ancaman abrasi. Penanaman pohon ini hendaknya diterapkan juga kepada para pengunjung setiap pengunjung melakukan penanaman pohon mangrove yang telah disiapkan, hal seperti ini akan menambah kecintaan dan kepedulian pengunjung terhadap lingkungan terutama pulau tikus.



  1. Batasan-batasan kegiatan sekitaran pulau



Aturan adalah sebuah larangan atau batasan yang disepakati demi menjaga kelestarian dan kebaikan lingkungan. Aturan ini untuk membatasi atau melarang adanya kegiatan yang memicu kerusakan di pulau tikus. Larangan kegiatan batu bara, mengingat adanya indikasi penyebab kerusakan ekosistem di pulau tikus hendaknya kegiatan ini jangan terjadi disekitaran pulau tikus, jikapun harus melintasi pulau ini jangan terlalu dekat dan membatasi kecepatan kapal.

Kegiatan memancing, dalam aturan memancing ikan mungkin saja tidak ada aturannya, akan tetapi mengingat pulau tikus ini adalah pulau wisata maka harus ada kebijakan yang mengatur atau membatasi serta membagi tempat-tempat tertentu saja diperbolehkan adanya kegiatan memancing di pulau ini.

Aspek pengelolaan merupakan hal yang paling utama yang mesti dilakukan untuk melindungi pulau ini dari kerusakan serta mampu mendongkrang perekonomian masyarakat Bengkulu.

Betapa pun juga, Pulau Tikus merupakan sebuah objek wisata yang memiliki potensi, andai saja pengelolaan dilakukan dengan dari pemerintaah daerah maupun bekerja dengan swasta ini akan menjadi akan lebih baik.


  1. Pengawasan


Pengawasan merupakan upaya penting dilakukan agar semua pihak bisa mengikuti aturan yang telah dibuat, yang selama ini dengan sengaja mencemari lingkungan tidak lagi mengulangi permasalahan yang sama. Pengawasan ini mencakup di semua pihak baik pihak yang memberikan izin usaha ataupun pihak-pihak yang mengelola sumber daya alam.

  1. Penegakan hukum


Dari permaslahan yang ada maka dibutuhkan kebijakan hukum agar semua ini bisa teratasi dan semua pihak-pihak ikut serta dalam melindungi kelestarian alam. Aspek penegakan hukum harus berlaku untuk siapa saja tanpa pandang bulu. Pemberian sanksi yang tegas perlu diberikan sebagai efek jerah demi pemulihan di Pulau idaman ini.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2