Menghirup Aroma Alam pada 'Jalan Menuju Jalan' dari Rahman Arge

Klikhijau.com –  Rahman Arge lahir pada tanggal  17 Juli 1935 di Makassar.  Selain berprofesi sebagai penulis, Rahman Arge juga adalah  seorang wartawan dan  politisi. Semasa hidupnya ia cukup prod...

Menghirup  Aroma Alam pada 'Jalan Menuju Jalan' dari Rahman Arge
Bacakan Artikel

Malam turun di bukit Lebong
Halimun berarak arah ke timur
Menyisakan nyanyian
Yang berangsur menjadi
Isak tangis…

Bukit Lebong, Malino, 2007
* Nyanyian rakyat Gowa, terjemahan: “Bangau putih, bangau putih/Galikan buatku emas/Kelak padiku berbuah/Kuberi engkau seikat”

Perempuan di Pantai Paotere

 

angin pantai ujung tanah
menari bersama
gelepar kerudungmu
pucuk-pucuk gelombang
pecah
di buritan pinisi
usia bertahan pada musim
menabur jejak panrita*
dalam waktu
tak kulihat lagi
tepi pulau Barranglompo
ketika
kerudungmu melintas laut
dan angin menjelma diriku
saling gapai dengan
bayangmu
di riak ombak
Teluk Makassar
biar hanya bayang, bayangmu
usia bertahan
di gugur setiap
musim

Makassar, 1976
*Panrita : Guru Nakhoda Pinisi

Kupu-kupu

 

Senja menuntunku ke puncak bukit
Seekor kupu-kupu hinggap
di bunga bakung
Sama-sama kami mencari jalan
Menuju kaki langit

Nikko, 1981


Danau Chyuzenji

 

Gunung-gunung mengepung rapat danau Chyuzenji
Siapakah yang meletakkannya di sini?
Perahu membawaku ke seberang
Dan kurasa ada yang menggeliat di bawah sana

Nikko, 1981

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2