Mencium Aroma Mistik Bambu Kuning dan Ingatan pada Film Laga Indonesia

Klikhijau.com – Pendekar bambu kuning memiliki magnet kuat menarik penonton untuk datang menyaksikannya. Itu dulu. Rasa-rasanya tak afdol menyewa video tanpa ada pemutaran film laga yang diproduksi pa...

Mencium Aroma Mistik Bambu Kuning dan Ingatan pada Film Laga Indonesia
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Di kampung saya, Kindang nama jenis bambu ini adalah oro. Untuk yang berwarna kuning, namanya oro gading. Nama ini kemudian digunakan sebagai nama sebuah di desa di Kecamatan Kindang, Bulukumba, yakni Desa Orogading.

Manfaat bambu kuning

Pemanfaatan bambu jenis ini di masyarakat belum terlalu massif. Paling banter dijadikan pagar saja di kebun. Padahal dalm bambu kuning terdapat kandungan kimia berupa flavonoid. Flavonoid  ini dapat digunakan sebagai antibakteri yang dapat membunuh bakteri Pseudomonas aeruginosa yang merupakan sebuah bakteri penyebab infeksi yang salah satunya adalah infeksi saluran kemih.

Rebusan pada bambu ini juga mengandung saponin dan flavonoida. Tidak hanya itu, bambu kuning ini mengandung sumber potassium yang rendah kalori, serta memiliki rasa manis yang terkenal sebagai sumber protein

Menurut Sujarwo (2010)  bahwa pemanfaatan bambu kuning atau haur koneng di Indonesia banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama pengobatan tradisional, salah satunya sebagai obat asam urat.

Ekstrak daunnya memiliki aktivitas antiplasmodium, sementara batangnya memiliki manfaat menyembuhkan penyakit batuk dengan cara batangnya di tebang kemudian meminum airnya, (Hidayat dkk, 2010).

Tidak hanya itu, bagi masyarakat kampung Karangwangi, Cianjur menjadikan air batangnya sebagai peureuh atau air yang diteteskan ke mata. Hal itu  mampu merawat dan menyembuhkan mata, (Partasasmita et al, 2017).

Liana et al, (2017) mengungkapkan pula  bahwa masyarakat Sangir, Sulawesi Utara memanfaatkan batangnya sebagai bahan kontruksi karena jenis ini memiliki batang berlekuk.

Penuh aroma mistik

Sementara itu, hasil penelitian yang  Mohammad et al (2013) mengungkapkan bahwa Masyarakat Desa Paberasan, Sumenep, Madura banyak menanamnya di sekitar rumah. Mereka percaya bahwa Bambusa vulgaris dapat menangkal makhluk gaib yang ingin mengganggu orang di dalam rumah.

Masyarakat mempercayai bahwa menurut kepercayaan nenek moyang mereka, sejak dahulu Bambusa vulgaris mengandung nilai mistik di masyarakat, khususnya di daerah seperti Paberasan.

Bahkan, ada sebagian orang yang dengan sengaja memotong batangnya kemudian menggantungnya di dinding. Tujuannya agar terhindar dari makhluk gaib yang berniat mengganggu mereka.

Menurut Tantiko (2009) bahwa perilaku sosial masyarakat Indonesia yang masih meyakini takhayul, meyakini Bambusa vulgaris manjur untuk menghalau gangguan makhluk halus dan serangan guna-guna.

Kepercayaan ini kemungkinannya memiliki hubungan erat dengan ilmu fengshui, yakni bambu kuning merupakan sumber energi positif yang sangat kuat sehingga dapat menghalau aliran energi negatif yang datang.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2