Hewan Laut Melawan Perubahan Iklim dengan Saling Melindungi

Klikhijau.com – Di tangan perubahan iklim, kehidupan hewan laut bisa berubah drastis. Perubahan iklim memang telah mendorong banyak hal baru. Termasuk ancaman yang lebih intens. Membuat kehidupan laut...

Hewan Laut Melawan Perubahan Iklim dengan Saling Melindungi
Bacakan Artikel

Ia juga menuturkan bahwa para peneliti menggunakan data tersebut, bersama dengan toleransi fisiologis dari dua taksa penghuni umum (isopoda Cirolana harfordi dan kepiting porselen Petrolisthes cinctipes).

Tujuannya untuk memeriksa besarnya risiko iklim di dalam dan di luar habitat biogenik, menerapkan model penguapan yang diturunkan secara empiris untuk mensimulasikan kematian risiko di bawah skenario pemanasan iklim emisi tinggi.

Para peneliti tersebut menemukan bahwa tempat tidur kerang, bisa melindungi hewan laut kecil dari perubahan suhu dan menjaga mereka dari kekeringan. Tidak hanya itu bahkan bisa menjaganya dari kematian pada hari yang panas dan cerah.

Optimisme itu didapatkan dari kasus kepiting kecil dan isopoda hidup di pantai berbatu di tempat tidur kerang.

"Tempat tidur kerang ini menyediakan semacam 'sistem pendingin udara ekologis' di dalam kanopi mereka, seperti hutan," jelas Profesor Jurgens.

Dari interaksi itu, maka hasilnya menunjukkan bagaimana melestarikan habitat yang dibentuk oleh tumbuhan dan hewan dapat membantu mengulur waktu bagi spesies yang peka terhadap panas.

Mereka saling membantu mengatasi efek jangka pendek dari perubahan iklim. Tetapi, itu juga berarti bahwa perusakan habitat dapat membuat spesies lain lebih rentan terhadap pemanasan iklim.

Pentingnya menjaga habitat biogenik

Perubahan iklim membuat beberapa hewan laut tidak bisa bertahan hidup. Namun, dengan adanya  perlindungan tempat tidur kerang, maka mereka bisa melanjutkan hidupnya dengan aman.

Hewan laut kemungkinan besar dapat mentolerir bahkan skenario iklim yang lebih buruk mungkin selama tahun 2099. Itu dikarenakan  lingkungan tempat tidur kerang tetap utuh.

Lebih jauh, Profesor Jurgens menuturkan, penelitian menunjukkan bahwa lebih penting dari sebelumnya untuk melindungi habitat yang rentan seperti tempat tidur kerang.

Tempat tidur keran ini mudah terancam rusak, karena bisa diinjak-injak dan panen oleh para wisatawan yang datang berekreasi di pantai. Hal ini telah terbukti di banyak daerah di pesisir Amerika Serikat.

“Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa ketika habitat biogenik tetap utuh, pemanasan iklim mungkin memiliki efek langsung yang lemah pada organisme di dalamnya,” tulis penulis penelitian tersebut.

Oleh karena itu, para peneliti mengimbau agar melestarikan dan memulihkan habitat biogenik. Karena habitat tersebut menawarkan perlindungan iklim dapat menjadi sangat penting.

Peran penting itu akan sangat mendukung  keanekaragaman hayati dalam menghadapi perubahan iklim yang kini semakin nyata dan membawa hal-hal buruk.

Perubahan iklim, tidak bisa dihadapi dengan seorang diri. Semua pihak haru bergandengan bersama menghadapinya dengan menciptakan solusi untuk saling melindungi, seperti yang dilakukan beberapa hewan laut tersebut.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2