Dunia Amfibi Terancam Tamat oleh Pemanasan Global

Klikhijau.com – Dunia amfibi berada di ujung tanduk. Penyebabnya adalah pemanasan global. Klaim itu disuarakan oleh sebuah studi baru yang  dipublikasikan di jurnal Nature. Menurut studi tersebut,...

Dunia Amfibi Terancam Tamat oleh Pemanasan Global
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Dunia amfibi berada di ujung tanduk. Penyebabnya adalah pemanasan global. Klaim itu disuarakan oleh sebuah studi baru yang  dipublikasikan di jurnal Nature.

Menurut studi tersebut, 2 persen atau 104 spesies amfibi dari 5.203 spesies yang diteliti, sudah mengalami peristiwa kepanasan di habitat alami mereka.

2 persen amfibi yang dimaksud sudah melampaui batas fisiologis mereka. Dalam skenario 4 derajat Celsius, 7,5 persen amfibi tidak akan mampu lagi bertahan hidup dari peristiwa pemanasan berlebihan di habitat alami mereka.

Jenis amfibi yang paling terdampak adalah amfibi darat. Sedangkan  amfibi yang hidup di daerah perairan atau di atas pohon mampu tetap merasa lebih sejuk.

Sementara amfibi di Belahan Bumi Selatan semakin rentan terhadap tekanan panas semakin dekat habitat mereka dengan garis khatulistiwa.

Para peneliti menemukan bahwa amfibi yang hidup lebih jauh dari garis khatulistiwa di Belahan Bumi Utara menghadapi lebih banyak ancaman kepanasan.

Para peneliti mempertimbangkan berbagai mikrohabitat amfibi, termasuk terestrial, arboreal, dan akuatik, dan membandingkan batas toleransi panas hewan tersebut dengan pola suhu harian aktual dari dekade terakhir.

Berdasarkan hal tersebut para peneliti mempertimbangkan suhu dalam kondisi pemanasan global saat ini beserta skenario pemanasan 2 derajat Celsius dan skenario pemanasan 4 derajat Celsius.


Dilansir dari Ecowatch, pemanasan global saat ini diperkirakan akan mencapai antara 1,9 hingga 3,7 derajat Celsius pada tahun 2100, dengan sedikit peluang hingga pemanasan 4,4 derajat Celsius.

Menurut Patrice Pottier, penulis utama studi dan peneliti pascadoktoral di University of New South Wales, dampak meningkat dalam berbagai skenario pemanasan iklim. Ada peningkatan dampak antara iklim saat ini dan pemanasan +2C; tetapi dampak meningkat secara tidak proporsional pada pemanasan +4C.

“Tingkat keparahan dampak perubahan ini menunjukkan bahwa pemanasan global di atas +2C dapat menjadi titik kritis di mana kita mungkin melihat banyak kepunahan lokal,” katanya.

Apa dampaknya

Menurut laporan dari International Union for Conservation of Nature, saat ini, sekitar 41 persen dari semua amfibi, yang jumlahnya lebih dari 8.000 spesies, terdaftar sebagai hewan yang terancam punah.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2