Di Tetes Terakhir Kopiku

Oleh: Irhyl R Makkatutu hampir saja kita lupa pernah berkejaran di peluk sendiri. cari diri sendiri hingga asing kita juga lupa berkenalan. ujung jembatan mulai terlihat. "minumlah kopimu- lal...

Di Tetes Terakhir Kopiku
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

"habiskan kopimu, lalu berbaringlah di pelukku," bisikmu kembali, aku menurut
kepalaku pening, pulas aku di pelukmu

subuh berikutnya, aku temukan memeluk diriku sendiri
aku berjalan telusuri semua jalan: mencarimu
aku temukan fotomu di pepohonan
kau memakukan diri disana
aku terpukau

aku hampir lupa kita pernah berkejaran
berubah pelabuhan
berubah bandara
berubah asing di pelukan sendiri

aku ingin pulang kampung...
menyeduh kopi sendiri
berkejaran dengan diri sendiri
memeluk diri sendiri
……hingga tiada….

lalu lupa kita pernah hampir sampai di ujung jembatan
namun saling merahasiakan nama masing-masing

sstt, namaku kenangan
maukah kau kunamai masa lalu?

rumah kekasih, 16 Juli 2014

Penulis: Irhyl R Makkatutu, lahir di Desa Kindang, Bulukumba. Pendiri Ikatan Pemerhati Seni dan Sastra (IPASS) Sulse. Penulis buku Tetirah.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2