Desa Wisata Kahayya, Tempat Tetirah Bagi yang Luka Cinta

Klikhijau.com - Jika kamu datang tiga belas atau dua puluh satu tahun lalu ke Kahayya, yang kini dicanangkan jadi desa wisata. Kamu akan dapati jalan setapak yang susah ditembus kendaraan motor sekali...

Desa Wisata Kahayya, Tempat Tetirah Bagi yang Luka Cinta
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Irhyl R  Makkatutu

Artikel terbaru dari Irhyl R Makkatutu (lihat semua)

Namun, begitu kamu menaklukkan Tebing Coko, di sebelaha kiri kamu akan disuguhi pemandangan alam yang eksotis dengan aliran sungai Balantieng yang dipagari bebukitan hijau.

Bagi kamu yang sedang putus cinta, lalu luka bersarang di hatimu karena ditinggal kekasih. Kamu mengunjungi Kahayya sebagai tempat tetirah. Tempat yang disesaki komposisi bukit dan gunung yang menakjubkan.

Ada banyak tempat yang bisa kamu kunjungi di Desa Kahayya. Desa yang ada diketinggian sekitar 900 hingga 2800 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut.

Jika kamu dari Kota Bulukumba, jaraknya tidak terlalu jauh “hanya” sekitar 40 kilo meter. Meski harus ditempuh dengan jarak puluhan kilo meter, pemandangan dan pengalaman yang didapatkan akan sangat sebanding.

Tawarkan banyak tempat

Begitu sampai, ada banyak pilihan yang bisa dikunjungi, ada puncak Donggia yang terletak di Dusun Tabbuakang. Di Donggia pemandangan dengan gugusan bukit hijau akan melenakan mata, sungai Balantieng mengalir jernih dengan sangat jelas di bawah Donggia.

Pun ada Danau Lurayyah, danau yang eksotis dan masih asri, tempat yang pas bagi kamu yang suka memancing, tapi hati-hati karena kedalaman danaunya belum bisa diprediksi.

Danau Lurayyah memang belum di kelola, masih sangat alami. Belum tersentuh apa pun. Tak jauh dari danau itu, terdapat tempat yang baru di buka, namanya Puncak Lurayyah. Jika kamu berada di atas, kamu bisa menatapi gunung dan bebukitan dengan leluasa.

"Ini dibuka belum cukup sebulan,” kata ilhm salah seorang staf Desa Kahayya. Ketika saya berkunjung ke Puncak Lurayyah beberapa waktu lalu.

Apakah hanya itu, tidak, ada lembah Lannying, sebuah lembah yang bisa dijadikan lokasi camp yang romantis.

Tidak berhenti di situ, masih ada Baruttung Tinggia atau air terjun yang tinggi di Gamaccaya.

Masih banyak tawaran tempat yang bisa dikunjungi di desa terdapat sejumlah mata air jernih dan segar itu.

Mata air tersebut bisa ditemui sepanjang jalan menanjak. Jadi, kita pun bisa berjalan sambil minum air segar atau sekedar membasuh wajah dan kepala.

Kahayya, namanya adalah gabungan dua kata, yakni kaha dan yya (baca:iya). Kaha berarti kopi, dan yya pada bagian belakang yang berarti penegasan kata sebelumnya.

Nama Kahayya bisa diartikan kopi kita, bisa juga hanya penegasan sebagai daerah penghasil kopi di Bulukumba. Sebab Kahayya adalah daerah yang ditumbuhi kopi dengan sangat subur sebagai mata pencaharian utama warga yang di dominasi petani.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2