Bunga Amarilis, Si Cantik yang Memesona, tapi Malas Berbunga

Klikhijau.com – Bunga amarilis itu, ketika berbunga dan ada yang datang ke rumah. Apalagi jika itu kaum ibu. Matanya pasti akan tertuju kepadanya. Warnanya yang merah cerah dengan bentuk seperti te...

Bunga Amarilis, Si Cantik yang Memesona, tapi Malas Berbunga
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Bunga amarilis itu, ketika berbunga dan ada yang datang ke rumah. Apalagi jika itu kaum ibu. Matanya pasti akan tertuju kepadanya.

Warnanya yang merah cerah dengan bentuk seperti terompet memang menggoda mata. Bunga yang tumbuh di depan rumah itu, tidak hanya ditatapi oleh tamu yang datang.

Namun, tidak sedikit pula yang meminta anakannya untuk ditanam kembali. Dan Ibu tidak pernah mengatakan tidak. Beliau selalu saja memenuhi permintaan yang mau mengambil anakan dari bunga tersebut.

Hanya saja bunga ini tumbuh dengan tunas, sehingga untuk mengambil anakannya haruslah bersabar. Tapi ajaib, semakin diberikan, anakan bunga amarilis yang tumbuh di depan rumah itu makin subur—makin banyak tunasnya bertumbuh.

Amarilis yang bernama latin Hippeastrum puniceum adalah  salah satu jenis tanaman berbunga. Ia berasal dari Amerika Tengah dan Selatan (Shiddique, 2007). Di seluruh dunia, bunga ini terdapat 60 genus dan 800 spesies.

Di Indonesia tanaman ini bisa tumbuh pada daerah bersuhu 18 derajat Celsius sampai 20 derajat Celsius.

Jika ingin memelihara bunga ini sebagai bunga potong dan tanaman hias, yang harus  dipertimbangkan dalam pengembangannya adalah kesulitan penentuan saat pembungaan, (Ulfa Ridha Andini, 2018).

Pembungaannya tidak menentu, tidak ada bulan khusus untuk berbunga—meski biasanya berbunga pada bulan Oktober-November, tapi bisa pula pada bulan lain.

Tidak hanya itu, ia juga cukup “malas” berbunga—hanya sekali saja dalam setahun, seperti bunga amarilis yang tumbuh di depan rumah itu.

Sekilas tentang amarilis

Bunga ini masuk ke dalam kerajaan Plantae, divisi Spermatophyta, dan sub divisi Angiospermae. Ia berada pada kelas Monocotyledoneae, dan ordo Liliflorae. Tanaman yang masuk ke dalam golongan sistem perakaran serabut yang tumbuh dari dasar umbi ini termasuk famili Amaryllidaceae, genus  Maryllis, dan spesies Hippeastrum sp.

Tanaman yang bisa ditanam tunggal dan berkelompok ini memiliki akar  berwarna putih. Ia termasuk  tanaman herba yang menahun. Memiliki ketinggian 40 hingga 60 cm.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2