Bulukumba Osoji Club, Komunitas Lingkungan yang Lahir di Sebuah Rumah Baca

Klikhijau.com - Kisah ini dimulai di sebuah rumah baca yang terletak di Taman Cekkeng Nursery, Kota Bulukumba. Hal-hal besar biasanya dimulai dari hal kecil, lalu merambah menjadi besar dan dikenal or...

Bulukumba Osoji Club, Komunitas Lingkungan yang Lahir di Sebuah Rumah Baca
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Irhyl R  Makkatutu

Artikel terbaru dari Irhyl R Makkatutu (lihat semua)

Maka mereka ingin bergerak, berkampanye untuk menyadarkan masyarakat untuk membersihkan sampah dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Hahhha, janganmi tulis tiga nama orang, tulis saja  diinisiasi oleh para pemuda peduli lingkungan,” pinta Basma.

Ketiga pemuda yang dimaksud tersebut adalah Hiroaki Nakanase, Anugrah yang merupakan istri kepala  Desa Bialo, Bulukumba, dan Basmawati Haris yang belum lama ini memenuhi undangan pemerintah Jepang di bidan lingkungan hidup untuk berkunjung ke negeri sakura tersebut.

“Bulukumba Osoji Club ke depannya diharapkan bisa menjangkau banyak wilayah, tapi sekarang ini fokusnya untuk area Kota Bulukumba dulu,” tambahnya lagi.

Kisah ini, pada akhirnya bukan hanya milik tiga orang pendirinya, tapi bisa menjadi milik siapa saja. Sebab siapa pun bisa bergabung selama ia peduli pada lingkungan. Komunitas ini terbuka bagi siapa saja.

Meski kisahnya dimulai di Bulukumba dan saat ini titik fokusnya di Bulukumba pula.  Komunitas ini bisa menjalar ke mana-mana, ke seluruh daerah di Indonesia. Karena peduli dan kebersihan lingkungan bukan hanya baik untuk Bulukumba, tapi baik untuk semua daerah

“Siapa pun boleh bergabung, dengan satu tujuan ingin turut bergerak bersama membersihkan dan mencintai lingkungan,” terang basma.

Jadwal Bulukumba Osoji Club adalah turun sekali seminggu  membersihkan sampah, biasanya  akhir pekan, namun tidak selalu demikian, dilihat saja dari waktu kosong. Yang jelas setiap sekali seminggu wajib turun membersihkan kota.

Sampah-sampah yang dikumpulkan  akan dibawa ke bank sampah untuk dijual. Hasil penjualannya dijadikan kas untuk membeli peralatan, semisal sapu, sarung tangan, tempat sampah, karung dan lain sebagainya. Saat ini relawannya dari berbagai profesi,mulai dari guru, pegawai hingga siswa.

Kisah ini akan terus berlanjut, Bulukumba Osoji Club akan terus bergerak demi kebersihan lingkungan dan demi kenyamanan hidup.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2