2 Minggu Tidak Berolahraga Bisa Sebabkan Kardiovaskular, Penyebab Utama Kematian

Klikhijau.com – Mengapa kita harus berolahraga? Sepenting apa olahraga bagi kita? Rasanya pertanyaan itu bisa dijawab hampir semua orang. Apalagi jika memang orang itu rutin berolahraga. Pedoman ak...

2 Minggu Tidak Berolahraga Bisa Sebabkan Kardiovaskular, Penyebab Utama Kematian
Bacakan Artikel

Kardiovaskular penyebab utama kematian di seluruh dunia

Dosen Senior Ilmu Olah Raga John Moores University, Tori Sprung dan tim meneliti dengan tepat apa efek berbahaya akibat tidak aktif secara fisik.

Penelitian merekrut orang muda yang berusia 18-50 tahun dengan berat badan sehat (Indeks Massa Tubuh kurang dari 30) dan aktif secara fisik berjalan rata-rata lebih dari 10.000 langkah per hari.

Setelah mengukur kesehatan pembuluh darah, komposisi tubuh, dan kontrol gula darah, partisipan diminta untuk tidak aktif secara fisik selama dua minggu.

Untuk mencapai hal ini, para partisipan diberi alat penghitung langkah. Mereka diminta untuk tidak melebihi 1.500 langkah per hari atau setara dengan sekitar dua putaran lapangan sepak bola.

Setelah dua minggu, peneliti kembali mengukur kesehatan pembuluh darah, komposisi tubuh, dan kontrol gula darah mereka. Dua minggu berikutnya, mereka diminta lagi untuk melanjutkan rutinitas normal mereka.

Setelah dua minggu, peneliti kembali melakukan pemeriksa penanda kesehatan partisipan. Hal ini untuk melihat apakah mereka kembali ke tingkat sebelum percobaan ini dilakukan.

Kelompok partisipan berhasil mengurangi jumlah langkah dari rata-rata sekitar 10.000 langkah per hari. Akibatnya, partisipan mengalami peningkatan waktu tidur rata-rata 103 menit per hari.

Fungsi arteri menurun setelah periode tidak aktif selama dua minggu. Tetapi kembali ke tingkat normal setelah dua minggu mereka kembali mengikuti gaya hidup normal mereka.

Begitulah tingkat aktivitas mempengaruhi kesehatan pembuluh darah, karena sebagian besar penyakit kardiovaskular dimulai di sini. Sebagian besar dari kita tidak menyadari bahwa pembuluh darah adalah sistem yang kompleks.

Peneliti juga menemukan, setelah dua minggu tidak aktif secara fisik, terjadi penurunan fungsi arteri. Ini menunjukkan awal dari perkembangan penyakit kardiovaskular.

Faktor risiko lainnya

Dalam penelitian, para peneliti juga mengamati peningkatan faktor risiko lain, seperti lemak tubuh, lingkar pinggang, kebugaran dan penanda diabetes, termasuk lemak hati, dan sensitivitas insulin.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kita perlu membuat perubahan pada pesan kesehatan masyarakat. Juga menekankan efek berbahaya bahkan akibat ketidakaktifan fisik jangka pendek.

Perubahan kecil pada kehidupan sehari-hari dapat memiliki dampak signifikan pada kesehatan yang positif atau negatif.

Cukup meningkatkan aktivitas fisik harian dapat memiliki manfaat yang terukur. Termasuk berjalan kaki sepuluh menit selama jam makan siang, berdiri dari meja setiap jam sebagai jeda waktu duduk. Atau bisa juga dengan memarkir mobil agak jauh agar berjalan lebih jauh.

Konsekuensi kesehatan dari perilaku tidak aktif sangat parah dan banyak. Bergerak lebih banyak dalam kehidupan sehari-hari bisa menjadi kunci dalam meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2