Polusi Ozon Tingkatkan Suhu Global dan Hambat Produksi Tanaman
Klikhijau.com – Polusi ozon di permukaan tanah, pada tahun 2017 lalu ditemukan telah mengakibatkan hampir setengah juta kematian dini di seluruh dunia. Saat ini sebagian besar penduduk dunia diduga...
Klikhijau.com – Polusi ozon di permukaan tanah, pada tahun 2017 lalu ditemukan telah mengakibatkan hampir setengah juta kematian dini di seluruh dunia.
Saat ini sebagian besar penduduk dunia diduga menghirup udara yang tidak sehat, salah satunya adalah polusi ozon.
Ke depannya tantangan kesehatan lingkungan juga diduga bakal dirasakan oleh masyarakat di negara-negara berkembang akan semakin parah seiring dengan meningkatnya polusi ozon.
Polusi ozon di permukaan tanah, atau troposfer ditemukan pula mengancam ekosistem penting lainnya, seperti hutan.
[irp]
Ozon sendiri terbentuk secara alami di stratosfer 7,5 mil di atas permukaan laut dan membantu melindungi dari sinar matahari yang berbahaya. Tapi di troposfer, wilayah terendah atmosfer, itu merusak Bumi. Reaksi fotokimia antara bahan kimia yang mudah menguap menciptakan gas rumah kaca.
Keberadaan polusi ozon berkontribusi terhadap peningkatan suhu global dan menghambat produksi tanaman. Caranya dengan mengurangi kemampuan tanaman untuk mengubah sinar matahari bagi pertumbuhan.
Tidak hanya itu, sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa polusi ozon juga dapat mencegah serangga mengendus tanaman dan bunga liar yang bergantung padanya.
Tanaman berkomunikasi melalui senyawa volatil organik yang memberi sinyal kepada penyerbuk bahwa bunga menunggu mereka. Namun, polusi ozon mengacaukannya.
Menurut tinjauan di Trends in Ecology and Evolution polusi ozon mengotori tanaman dan meninggalkan tanda-tanda cedera dari beragam rona dan bentuk serta daun yang berubah warna.
[irp]
Serangga penyerbuk, seperti lebah dan kupu-kupu menyerbuki tanaman dengan berpindah dari bunga ke bunga yang lain. Hal itu membantu meningkatkan reproduksi. Namun, proses ini telah terganggu oleh meningkatnya kadar ozon, yang berdampak pada kelangsungan hidup fauna dan flora.
Profesor Evgenios Agathokleous dari Nanjing University of Information Science and Technology di China, yang merupakan penulis utama tinjauan tersebut mengatakan, ada banyak kebisingan tentang efek langsung agrokimia pada penyerbuk, subjek perhatian masyarakat yang mendalam. Tetapi sekarang muncul bahwa ozon adalah a ancaman diam bagi penyerbuk dan penyerbukan. Dampak ozon ini telah lama terlewatkan.