Petaka Tumpahan Solar di Pantai Losari dan Kecaman Keras PP Sulsel
Klikhijau.com – Serbuan kabar miris belum juga reda. Belum usai satu muncul lagi yang satu. Kali ini kabar miris datang dari Pantai Losari. Kabar itu beredar di Instgaram @sosmedmakassar. Ada sebu...
Klikhijau.com – Serbuan kabar miris belum juga reda. Belum usai satu muncul lagi yang satu. Kali ini kabar miris datang dari Pantai Losari.
Kabar itu beredar di Instgaram @sosmedmakassar. Ada sebuah video singkat yang diunggah memperlihatkan tumpahan solar di Pantai Losari.
Tumpahan solar tersebut menambah deretan panjang kerusakan lingkungan di Makassar, setelah sebelumnya terjadi penebangan liar di hutan mangrove Lantebung.
Menurut pantauan dari MPW Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan, Rabu 20 Mei 2020, sekitar pukul 16.30 WITA. Tumpahan solar itu terdapat tepat di belakang dermaga Ombak Cafe dan Popsa.
[irp]
Melihat kondisi itu, Ketua Badan Lingkungan Hidup MPW Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan, Achmad Yusran pun bersuara. Ia sangat mengecam keras terjadinya tumpahan bahan bakar minyak jenis solar itu.
Karena kejadian itu akan merusak ekosistem pantai. Dan dugaan sementara tumpahan solar tersebut bersumber dari pipa pertamina di wilayah kerja PT Pelindo IV Makassar.
“Meski telah proses perbaikan akibat tumpahan solar oleh pihak Pertamina hingga terbawa arus ke sisi selatan terminal peti kemas. Pastinya dari kejadian ini kami sangat sesalkan karena spot area pantai yang digenangi solar sering digunakan warga untuk berenang,” kata Yusran.
Yusran akui jika tumpahan solar dari pipa Pertamina sudah mencemari ekosistem laut, dan harus dilakukan upaya pemulihan.
“Dan kami berharap agar pihak pemerintah khususnya pengawas lingkungan hidup tidak tinggal diam dalam hal ini,” pintanya.