Perihal Mentimun, Cara Budidaya, dan Manfaat yang Dikandungnya

Klikhijau.com - Mentimun atau Cucumis sativus adalah tanaman yang buahnya populer dan mudah ditemukan. Ia cukup tangguh di berbaga kondisi. Itu dibuktikan dengan kemampuannya beradaptasi pada berba...

Perihal Mentimun, Cara Budidaya, dan Manfaat yang Dikandungnya
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Mentimun atau Cucumis sativus adalah tanaman yang buahnya populer dan mudah ditemukan. Ia cukup tangguh di berbaga kondisi.

Itu dibuktikan dengan kemampuannya beradaptasi pada berbagai jenis iklim. Namun, budidaya mentimun akan lebih maksimal pada kondisi iklim kering dengan penyinaran penuh pada suhu 21-27oC dengan ketinggian optimal 400 mdpl.

Tanaman dari keluarga cucurbitacea ini termasuk dalam kategori tanaman semusim. Ia tumbuh dengan cara menjalar dan dapat ditanam pada dataran rendah ataupun tinggi dengan ketinggian berkisar 0 – 1000 meter di atas permukaan laut (Sabaruddin et al., 2012).

Tidak hanya menjalar, tanaman yang berasal dari Asia Utara ini juga tumbuh memanjat. Ia cocok ditanam pada tanah yang mengandung hara organik cukup banyak. Tekstur tanah yang baik adalah tanah yang tanah berkadar liat rendah dengan pH 6-7.

[irp]

Budidaya mentimum

Sebenarnya membudidayakan mentimun ini termasuk mudah, jika tahu caranya. Kenapa? Ya karena kalau tidak tahu, tanaman mentimun itu akan memilih mati dari pada berbuah.

Saya bisa bicara begini karena dua bulan kemarin, saya mencoba untuk menanam mentimun di lahan samping rumah. Bibitnya beli yang kualitas bagus, perbungkus harganya kisaran 38 ribu rupiah dan hasilnya di luar dugaan. Kering sebelum berkembang.

Kalaupun ada yang sampai berbuah, buahnya kecil dan kulitnya kekuningan.

Usut punya usut, ternyata karena mentimun ini kekurangan air. Pengairan sangat perlu dilakukan utamanya pada musim kemarau. Sebaiknya penyiraman dilakukan secukupnya dan dilakukan pada pagi hari.

[irp]

Selain penyiraman, perlu juga dilakukan penyiangan dan sanitasi, sebab penyiangan berfungsi untuk menjadi inang penggati OPT yang dapat menimbulkan persaingan makanan pada tanaman. Sedangkan sanitasi dilakukan untuk menghilangkan bagian tanaman yang terserang penyakit.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2