Perihal Karbon Biru dan Peran Pentingnya bagi Kelangsungan Hidup di Bumi
Klikhijau.com - Karbon biru atau blue carbon merupakan satu istilah untuk karbon. Namun, bukan sembarang karbon, hanya yang ditangkap oleh lautan dan ekosistem pesisir. Ada sejumlah “lahan” bagi ka...
Klikhijau.com - Karbon biru atau blue carbon merupakan satu istilah untuk karbon. Namun, bukan sembarang karbon, hanya yang ditangkap oleh lautan dan ekosistem pesisir.
Ada sejumlah “lahan” bagi karbon biru, yakni hutan bakau atau mangrove, rawa pasang surut, rumbu, karang, fitoplankton, dan padang lamun.
Mungkin ada di antara sahabat hijau yang bertanya tentang rawa pasang surut itu apa? Rawa pasang surut adalah rawa yang letaknya berada di tepi pantai, dekat pantai, muara sungai atau dekat muara sungai dan tergenangi air yang dipengaruhi adanya pasang surut air laut.
Ketiga lahan itu adalah daerah pesisir bervegetasi utama yang menyimpan sejumlah besar karbon biru. Penamaan biru sendiri adalah penamaan yang sesuai dengan warna lautan.
[irp]
Menurut Soil Science Society of America's (SSSA) karbon biru merupakan alat penting dalam mengurangi dampak perubahan iklim.
Menurut ilmuwan tanah dan blogger, Lori Gorczynski, karbon bergerak melalui siklus di Bumi. Ini dipertukarkan antara atmosfer, lautan, dan permukaan tanah dalam berbagai bentuk. Karbon dioksida (CO 2 ) di atmosfer digunakan oleh tumbuhan untuk metabolismenya.
Tanaman kemudian menyimpan karbon dalam berbagai bentuk karbohidrat dan protein. Ketika mereka terurai, karbon dilepaskan kembali ke atmosfer, menciptakan siklus karbon.
Hutan darat telah lama dikenal karena perannya dalam siklus karbon. Meskipun luas globalnya kecil, ekosistem karbon biru menyimpan jumlah karbon yang jauh lebih besar per satuan luas dibandingkan dengan hutan dataran tinggi!.
[irp]
Ekosistem karbon biru sangat produktif dalam menyimpan karbon. Mereka menangkap dan menyimpan karbon dalam kehidupan mereka, biomassa di atas tanah (batang, daun, dan cabang), seperti hutan dataran tinggi. Inilah yang terjadi di bawah permukaan yang membuat ekosistem pesisir lebih efisien dalam penyimpanan karbon daripada rekan-rekan terestrial mereka.