Perihal Atretochoana Eiselti, Hewan yang Mirip Kelamin Lelaki
Klikhijau.com – Keunikan yang dilahirkan oleh alam seolah tiada habisnya. Dan itu mengejutkan sekaligus menggembirakan, khususnya dalam dunia flora dan fauna. Berbagai penemuan spesies baru mewarna...
Klikhijau.com – Keunikan yang dilahirkan oleh alam seolah tiada habisnya. Dan itu mengejutkan sekaligus menggembirakan, khususnya dalam dunia flora dan fauna.
Berbagai penemuan spesies baru mewarnai pemberitaan media. Di antara temuan baru itu, ada saja yang berwujud tidak biasa.
Semisal atretochoana eiselti yang ditemukan oleh Sir Graham Hales di hutan hujan Brasil sekitar tahun 1800-an. Kemudian menghilang lama, lalu kembali ditemukan pada tahun 2011 lalu. Saat itu para ahli tengah sibuk melakukan pembangunan bendungan di sungai Amazon.
Saat mereka menguras sebagian dari Sungai Madeira, yakni anak sungai utama dari Amazon untuk pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Brazil. Mereka menemukan atretochoana eiselti.
[irp]
Spesies ini merupakan genus amfibi Sesilia, yakni amfibi tanpa kaki. Ia menyerupai cacing tanah. Temuan itu sempat membuat heboh. Bukan karena merupakan spesies langka. Bukan. Tapi karena bentuknya yang tak biasa, yang menurut beberapa catatan para ahli, lebih menyerupai kelamin lelaki.
Karenanya, ketika pertama ditemukan dan diteliti, banyak orang yang kaget sekaligus malu, khususnya kaum hawa, karena bentuknya yang tak biasa itu.
"Dari bentuk dan warna kulitnya serta lingkaran di bagian kepalanya memang mirip dengan kemaluan laki-laki," ungkap seorang peneliti seperti yang dikutip dari sariagri.
Hewan atretochoana eiselti tersebut berasal dari spesies caecilian. Panjangnya sekitar 30 inci. Habitat aslinya terdapat di sepanjang sungai Amazon, Amerika Selatan.
[irp]