Perhutanan Sosial, Definisi, Skema dan Perkembangannya di Indonesia

Klikhijau.com โ€“ Perhutanan sosial merupakan program khusus dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam mendorong kesejahteraan masyarakat yang berdomisili di sekitar kawasan hutan....

Perhutanan Sosial, Definisi, Skema dan Perkembangannya di Indonesia
Bacakan Artikel

Adapun komoditas usaha yang dikembangkan untuk hutan sosial di sejumlah wilayah antara lain: madu, kopi, kepiting, udang, arang tempurung kelapa, ternak dan lainnya. Selain itu, ada pula kelompok tani hutan yang mengembangkan usaha ekowisata dan jasa lingkungan lainnya.

Dengan akses pengelolaan secara inklusif tersebut, program perhutanan sosial telah memberikan dampak kepada masyarakat. Diantaranya yang paling mendasar adalah masyarakat semakin respek pada ekologi dan disiplin pada aturan. Masyarakat juga semakin sejahtera dengan akses pengelolaan hutan.

[irp]

Tercatat pendapatan petani yang bergerak di Hutan Kemasyarakatan (HKm) berada antara Rp 1 juta hingga Rp 140 juta per ha perbulan. Secara umum, pendapatan warga berada pad interval Rp 1 โ€“ 20 juta pertahun yaitu sebesar 53,5 persen.

Rata-rata pendapatan petani HKm adalah Rp 28.340.742 per tahun atau Rp 2,36 juta per KK setiap bulannya atau Rp 720.000/bulan/kapita. Angka ini dinyatakan telah di atas angka garis kemiskinan.

Menteri LHK Siti Nurbaya mencotohkan keberhasilan perhutanan sosial dalam peningkatan ekonomi masyarakat seperti di HKm Kaliburu Yogyakarta. Berkat kondisi alam Kaliburu yang memang eksotik, masyarakat setempat menjadikannya sebagai kawasan ekowisata andalan di Yogyakarta.

Pada tahun 2017 misalnya, rata-rata pengunjung di sana mencapai lebih kurang 600 orang/hari. Bahkan di hari-hari libur bisa mencapai 6000 orang/hari. Kegiatan ekowisata di Kaliburu telah menyerap sekitar 238 tenaga kerja sehingga secara otomatis telah berdampak pada meningkatkatnya taraf pendapatan masyarakat.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: