Perdagangan Satwa Liar Jadi Tantangan Global, Butuh Perhatian Serius

Klikhijau.com - Bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 74. Pertemuan para pihak yang ke 18, Conference of the Parties to the Convention on International Trade in Endangered Spec...

Perdagangan Satwa Liar Jadi Tantangan Global, Butuh Perhatian Serius
Bacakan Artikel

[irp posts="6554" name="Sungguh Memikat Namun Berbahaya, Berikut 5 Jenis Satwa Beracun di Indonesia"]

Selanjutnya Ardi Risman, Kasubdit Pencegahan dan Pengamanan Hutan wilayah Sumatera, dari Direktorat Jenderal Penegakan Hukum KLHK, menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia juga telah berhasil menangani 247 kasus dan 170 diantaranya dari kasus tersebut telah berhasil diproses lebih lanjut menjadi P21.

Terkait kejahatan satwa liar, Dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, Indonesia juga telah berhasil mengungkap perdagangan illegal lebih dari 99 jenis satwa secara online. Upaya ini berkat kolaborasi dan dukungan dari berbagai mitra pemerintah termasuk LSM.

Lebih lanjut Clarissa D. Arida dari ASEAN Center for Biodiversity ACB menyampaikan apresiasi terhadap upaya pemerintah Indonesia. Ia siap untuk terus memberikan dukungan terhadap upaya-upaya konservasi di wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia. Salah satu program yang sedang dilaksanakan adalah mendukung program konservasi ASEAN Heritage Park. Mr. Oswald Bracken dari Forest Department Sarawak, Malaysia mengatakan bahwa kolaborasi kedua negara sangat erat.

[irp posts="4821" name="Populasi Meningkat, Konservasi Satwa Liar Prioritas di Indonesia Libatkan Masyarakat"]

Malaysia, sebagai negara tetangga yang berbagi wilayah di pulau Kalimantan, memiliki pandangan yang sama akan perlunya upaya konservasi TSL. Tantangan terberat dalam isu penegakan hukum lintas negara adalah perbedaan status perlindungan spesies itu sendiri.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: