Perangi Penggunaan Plastik dengan Menggunakan Ini!

Klikhijau.com – Perjalanan saya di beberapa daerah di Sulawesi Selatan belum lama ini, seperti yang saya tuliskan dengan judul sampah di sepanjang jalan nusantara. Seperti sebuah perjalanan merekam sa...

Perangi Penggunaan Plastik dengan Menggunakan Ini!
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Irhyl R  Makkatutu

Artikel terbaru dari Irhyl R Makkatutu (lihat semua)

Solusinya, kamu bisa ganti sikat gigi yang biasa digunakan dengan sikat gigi berbahan bambu. Bulu dari sikat gigi bambu terbuat dari 62 persen minyak biji jarak, dan pegangannya terbuat dari bambu 100 persen.

Uniknya, lama pemakaian sikat gigi bambu bisa menyamai masa pemakaian sikat gigi plastik loh! Gimana, tertarik untuk memilikinya?



  • Botol air kaca atau stainless steel



Meskipun sudah banyak botol air plastik yang bisa didaur ulang, namun masih ada kandungan PVC atau polikarbonat yang menyebabkan kanker. Nah, zat kimia tersebut tidak ada dalam botol kaca maupun stainless steel, sehingga tak merusak lingkungan juga tubuh Anda.

Selain itu, botol kaca dan stainless bisa menjaga jamur dan bakteri yang biasa ada di botol plastik.



  • Sendok makan kayu



Kamu bisa mencoba ganti sendok makan plastik dengan sendok makan dari kayu. Percayalan, saat kamu mengkonsumsi makanan dari sendok plastik, makanan akan semakin terkontaminasi dengan racun yang ada dalam plastik. Dengan memakai sendok kayu, otomatis kamu bisa ikut menjaga lingkungan.


  •  Pembalut dari katun



Pembalut jenis ini terbuat dari bahan yang lembut dan memungkinkan area intim mendapatkan sirkulasi udara yang baik. Resiko terkena lecet, iritasi, dan berkeringat juga lebih sedikit dibanding kamu memakai pembalut sekali pakai yang banyak dijual.

Pemakaian pembalut katun ini bisa menghemat pengeluaranmu, karena bisa digunakan kembali.



  •  Pohon pisang



Pohon pisang punya serat alami yang berpotensi menjadi pengganti alternatif plastik. Proses pengolahan pohon pisang menjadi benda produk tetap membutuhkan zat kimia polyurethane (bahan kunci pembuatan plastik) tapi masih lebih sedikit dari 100 persen plastik.

Yang lebih baik, pemanfaatan pohon pisang ini bisa dibuat untuk benda-benda plastik kokoh seperti tangki air, kerucut lalu-lintas, hingga perahu.

Perang melawan sampah plastik rasanya patut dicoba menggunakan yang disebutkan di atas itu.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2