Peran Bambu sebagai Tanaman Konservasi untuk Lingkungan yang Asri

Klikhijau.com - Lebih dari 20 juta kendaraan bermotor yang melintas di ibukota, menjadi biang keladi terbesar penyebab pencemaran udara. Dikutip dari Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan Di...

Peran Bambu sebagai Tanaman Konservasi untuk Lingkungan yang Asri
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Lebih dari 20 juta kendaraan bermotor yang melintas di ibukota, menjadi biang keladi terbesar penyebab pencemaran udara.

Dikutip dari Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Yusiono A. Supalal yang menyebutkan, Emisi kendaraan bermotor, menyumbang 75% dari total polusi udara di Jakarta. Sementara sektor industri dan rumah tangga menyumbang 25% sisanya.

Tidak mengherankan, berdasarkan catatan IQAir terkait laporan kualitas udara di tahun 2021, DKI Jakarta berada di peringkat ke-12 kota dengan pencemaran udara paling buruk di dunia, sekaligus menempati urutan pertama di Asia Tenggara.

Buruknya kualitas udara, tentunya menjadi ancaman serius pada kualitas kehidupan masyarakat, terutama dari sisi kesehatan dan perubahan iklim.

Dilansir dari situs resmi WHO, polusi udara membunuh nyaris 8 juta orang setiap tahunnya di seluruh dunia. Selain itu, polusi udara juga meningkatkan risiko kelahiran prematur, kanker paru-paru, penyakit pernapasan akut, dan stroke.

Demi meminimalisir dampak pencemaran udara, penanganan terkait polusi udara di ibukota terus dilakukan. Selain kebijakan dalam mendorong masyarakat menggunakan transportasi publik, adanya Ruang Terbuka Hijau (RTH) juga menjadi salah satu solusi untuk memperbaiki kualitas udara.

Berdasarkan data dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terdapat 2.556 RTH dengan luas mencapai 1.800 hektar di ibukota. Namun, jumlah ini baru mencapai 9,2% dari total 30% wilayah yang ditargetkan menjadi RTH.

RTH berfungsi sebagai penyaring polusi udara dengan menyerap partikel polutan, salah satunya karbondioksida. Hutan kota merupakan salah satu RTH terbaik yang dengan kapasitasnya yang mampu menampung vegetasi dalam jumlah yang banyak.

Hutan kota menjadi salah satu tempat yang dapat menampung vegetasi dalam jumlah yang banyak. Di balik tingginya gedung-gedung pencakar langit, nyatanya Jakarta juga memiliki beberapa hutan kota yang salah satunya berada di selatan Jakarta, yakni Hutan Kota Sangga Buana.

Hutan Kota Pesanggrahan Sangga Buana berdiri di atas lahan seluas 120 hektar yang terletak di bantaran Sungai Pesanggrahan, Karang Tengah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Nama Sangga Buana sendiri, memiliki arti ‘Tiang Bumi’.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2