Peran Agama di Masa Pandemi Coronavirus

Klikhijau.com - Agama memiliki peran penting sebagai pegangan manusia di masa pandemi coronavirus. Dalam literatur antropologi misalnya, "agama sebagai sistem kultural" (Geertz, 1966) terkandung di da...

Peran Agama di Masa Pandemi Coronavirus
Bacakan Artikel

Namun, masalahnya kemudian, bagaimana dengan kelas menengah ke bawah yang penghidupannya ditentukan oleh sejauh mana dia bekerja setiap hari? Di sini perlu sekali adanya alokasi anggaran dari pemerintah kepada mereka.

Atau, dalam kata lain, kegiatan yang tidak mendesak dalam mata anggaran bisa ditunda atau diganti saja dengan subsidi bagi rakyat banyak.

Peran Agama dan agamawan

Agamawan dapat berperan aktif untuk menyerukan jemaah-nya untuk taat pada "pembatasan sosial" (social distancing) dan "pembatasan fisik" (physical distancing) berjarak 2 meter agar tidak menularkan atau tertular.

Tapi, satu yang harus tetap dijaga adalah jangan sampai tindakan itu membuat kita curiga berlebihan, bahkan rasis kepada orang tertentu.

Menjaga diri sendiri, menjaga keluarga, dan menjaga lingkungan agar tetap kebal dari virus adalah penting sekali. Tiap diri harus mengonsumsi makanan bergizi, keluarga juga harus makan dan istirahat yang teratur, serta lingkungan (online dan offline). Termasuk teman di grup-grup Whatsapp harus kita pedulikan dengan cara membagikan berita yang benar dan menggembirakan.

Terlalu sering menyebarkan berita "jumlah korban" tidak begitu bagus untuk psikologi. Sebaiknya, jumlah itu sekedar kita tahu saja, dan di saat yang sama kita saling memperkuat diri, keluarga, dan lingkungan, agar tetap yakin, dan percaya bahwa "di balik kesulitan pasti ada kemudahan", dan badai wabah ini akan segera berlalu.

Ulama Indonesia, Prof. Dr. Hamka, dalam Tafsir Al-Azhar ketika mengakhiri tafsir surat Al-Insyirah, menulis kutipan yang bagus sekali.

Di waktu saya masih kanak-kanak, tulis Hamka, ipar dan guru saya Ahmad Rasyid Sutan Mansur senantiasa membaca sambil menyanyikan sebuah syair, yang dari kerapnya saya mendengar, saya pun dapat menghafalnya dan menyanyikan pula:

"Apabila bala' bencana telah bersangatan menimpamu,

pikirkan segera surah Alam Nasyrah.

'Usrin terjepit di antara dua Yusran,

Kalau itu telah engkau pikirkan, niscaya engkau akan gembira."

Saat ini kita berada dalam masa 'usrin (kesulitan), tapi berpijak dari surat Al-Insyirah, kita yakin bahwa kata 'usrin itu terletak di antara kata yusran (kemudahan).

Maka, yakinlah kita bahwa kesulitan di masa coronavirus ini cepat atau lambat, insya Allah, akan selesai juga. Akan tiba juga masa kemudahan itu. Semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2