Perahu Bakajang, Warisan Komunitas Adat Riau yang Bertahan dalam Arus Modernisasi

Klikhijau.com – Di tengah belantara Suaka Margasatwa Bukit Rimbang Bukit Baling, tersembunyi sebuah tradisi berusia ratusan tahun yang masih lestari: Piau atau Perahu Bakajang. Ini adalah kekayaan int...

Perahu Bakajang, Warisan Komunitas Adat Riau yang Bertahan dalam Arus Modernisasi
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Di tengah belantara Suaka Margasatwa Bukit Rimbang Bukit Baling, tersembunyi sebuah tradisi berusia ratusan tahun yang masih lestari: Piau atau Perahu Bakajang. Ini adalah kekayaan intelektual tak ternilai dari Masyarakat Adat Kekhalifahan Batu Songgan Kenegerian Miring, Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Riau.

Perahu Bakajang bukan sekadar alat transportasi air biasa. Ia adalah saksi bisu sejarah, simbol kehormatan, dan penanda perhelatan akbar di tepian Sungai Subayang.

[irp]

Setiap kali ada acara budaya penting seperti pekan Malako Kociak, perahu Bakajang akan selalu ditampilkan, menjadi elemen kunci dalam menyambut para pembesar, mulai dari raja hingga pejabat daerah yang berkunjung.

Penjaga Tradisi di Tengah Arus Zaman


Harun Sorang, seorang pemuda adat Kenegerian Miring, menjelaskan bahwa perahu Bakajang secara turun-temurun digunakan untuk menyambut para pembesar kerajaan dan tamu-tamu istimewa pemerintahan.

"Selain untuk menyambut para pembesar raja dan pemerintahan, perahu Bakajang ini juga dikeluarkan saat acara-acara besar adat di Kenegerian Miring, seperti festival pekan Malako," tuturnya.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: