Peneliti Jepang: Konsentrasi Obat tidak Terikat Protein Plasma pada Darah

Klikhijau.com – Peneliti dari Laboratorium Pharmacotherapeutics Molekul, Universitas Kanazawa Jepang, Prof Yukio Kato, menyebut konsentrasi obat tidak terikat protein plasma pada darah. Hal itu dis...

Peneliti Jepang: Konsentrasi Obat tidak Terikat Protein Plasma pada Darah
Bacakan Artikel

Prof Kato juga menjelaskan tiga hasil penelitian yang berkaitan dengan topik penelitiannya. Salah satunya, penelitian tentang profil farmakokinetika metabolit aktif dari obat antikanker irinotecan, yaitu SN-38 pada pasien gagal ginjal.

Pada penelitian ini, Prof Kato menemukan bahwa pada pasien gagal ginjal terjadi peningkatan konsentrasi SN-38 pada plasma yang mengakibatkan AUC SN-38 meningkat sebanyak 1,7 kali jika dibandingkan dengan pasien yang normal.

"Setelah dilakukan penelitian lanjutan, konsentrasi dan AUC dari SN-38 yang tidak terikat pada protein plasma meningkat masing-masing sebanyak 2,6 kali dan 4,4 kali. Dengan demikian, potensi efek samping yang dihasilkan akan meningkat," jelasnya.

Diketahui, pemeriksaan patologi dalam pengujian mutu obat hewan dilakukan untuk memeriksa dan mengkonfirmasi terhadap adanya kelainan suatu produk obat baik produk biologik seperti vaksin virus dan bakteri maupun produk farmasetik seperti antibiotik dan obat umum. Pemeriksaan patologi yang dimaksud adalah terhadap uji keamanan (safety test) maupun uji potensi (potency test).

[irp]

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: