Pemkot Makassar Hentikan Open Dumping, Pemulung Tamangapa Kehilangan Mata Pencaharian

Pemkot Makassar Hentikan Open Dumping, Pemulung Tamangapa Kehilangan Mata Pencaharian
Pemkot Makassar Hentikan Open Dumping, Pemulung Tamangapa Kehilangan Mata Pencaharian. - Foto: Ist
Bacakan Artikel
Nur Adriani

Mahasiswa Magang Sosiologi Universitas Negeri Makassar

Nur Adriani

Artikel terbaru dari Nur Adriani (lihat semua)

Belum ada artikel terbaru lain dari penulis ini.

Direktur Yayasan Pabbatta Ummi, Makmur, mengatakan pemerintah perlu melakukan asesmen dan pemetaan terlebih dahulu sebelum menerapkan kebijakan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

Ia menyebut terdapat sekitar 130 kepala keluarga pemulung yang terdampak dan hampir 600 jiwa yang menggantungkan kehidupan dari aktivitas tersebut. Selain itu, menurut keterangannya, terdapat sekitar 200 anak yang sedang bersekolah dari keluarga pemulung tersebut.

โ€œProgram pemilahan itu bagus, sebenarnya bagus. Cuma ini tidak melakukan sesuatu yang disampaikan ke teman-teman yang ada di sini, tiba-tiba stop,โ€ ujar Maโ€™mur.

Selain pemulung, kelompok armada pengangkut sampah swasta juga mengaku terdampak. ย sebagian masyarakat sebelumnya bekerja sebagai buruh tani. Namun, keberadaan TPA disebut telah memengaruhi lahan pertanian di sekitar kawasan sehingga sebagian warga kemudian beralih ke pekerjaan pengangkutan sampah.

Puang Muin mengatakan sejumlah kendaraan pengangkut sampah milik pribadi atau swasta mendapat pembatasan untuk masuk ke TPA. Ia mempertanyakan penerapan larangan tersebut karena menurutnya masih terdapat kendaraan swasta yang tetap dapat masuk ke kawasan TPA.

Pemulung telah Memilah Sebelum Kebijakan Wajib Memilah

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: