Pekan Diplomasi Iklim 2020 Menyerukan Aksi Kolaborasi untuk Masa Depan Bumi

Klikhijau.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa bersama Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia H.E. Vincent Piket meluncurkan Pekan Diplomasi Iklim Uni Eropa 20...

Pekan Diplomasi Iklim 2020 Menyerukan Aksi Kolaborasi untuk Masa Depan Bumi
Bacakan Artikel

โ€œIndonesia telah meluncurkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN 2020-2024) โ€˜hijauโ€™ pertama yang memasukkan Pembangunan Rendah Karbon dan Ketahanan Iklim sebagai salah satu Prioritas Nasional kami,โ€ ujar Menteri Suharso.

โ€œDi Eropa, kami membangun kebijakan yang sangat besar dan komprehensif untuk merespons situasi tersebut. Kebijakan ini disebut European Green Deal yang merupakan peta jalan menuju ekonomi dan masyarakat EU yang betul-betul ramah lingkungan, sirkular, dan netral karbon pada 2050,โ€ tambahnya.

Kebijakan Green Deal ini, jelas Suharso, ditujukan untuk Eropa, tetapi perlu adanya kemitraan di seluruh dunia untuk dapat mencapai tujuan-tujuan yang ditetapkan di Perjanjian Iklim Paris.

โ€œInilah mengapa kami bermitra dengan Indonesia sebagai salah satu mitra terpenting kami, dari perspektif iklim dan global. Kami percaya, terdapat ruang yang sangat besar bagi EU dan Indonesia untuk meningkatkan kerja sama di bidang pemulihan lingkungan hidup dan ekonomi sirkularโ€ tambah Dubes Piket.

Pekan Diplomasi Iklim Uni Eropa 2020 mengangkat lima persoalan utama perubahan iklim yakni hutan, laut, produksi dan konsumsi yang bertanggungjawab, ekonomi hijau, dan aksi iklim di kawasan urban.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: