Paradigma Keberlanjutan di Mata Para Pengusaha Muda ASEAN

Klikhijau.com – Paradigma keberlanjutan (sustainability) semakin menarik di tengah pandemi Covid-19 dan isu perubahan iklim. Dalam konteks yang lebih luas, isu keberlanjutan menyasar pada praktik b...

Paradigma Keberlanjutan di Mata Para Pengusaha Muda ASEAN
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Paradigma keberlanjutan (sustainability) semakin menarik di tengah pandemi Covid-19 dan isu perubahan iklim.

Dalam konteks yang lebih luas, isu keberlanjutan menyasar pada praktik bisnis dan keuangan. Menariknya, wacana ini justru dihembuskan oleh para pengusaha muda termasuk pebisnis muda di kawasan ASEAN.

Mereka menyadari betapa pentingnya menjalankan atau merencanakan perusahaan yang sekaligus dapat mencegah dampak krisis iklim.

Pandangan para pebisnis muda itu tersampaikan dalam Webinar yang digelar Global Reporting Initiative ASEAN bertajuk “The GRI-SM ASEAN Sustainability E-Summit”, Kamis (21/10/2021) lalu.

Forum tersebut dihelat untuk membawa negara-negara kawasan ASEAN menjadi komunitas keberlanjutan yang aktif terlibat mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) sebagaimana dicanangkan PBB.

Pembicara muda perwakilan dari Thailand yang hadir pada forum ini yakni Somsak Boonkam, pendiri dan CEO, Local Alike, bisnis turisme dengan local wisdom yang menerapkan aspek keberlanjutan.

Hadir pula perwakilan dari sektor finansial, yaitu Mariana Beatriz Zobel De Ayala, Direktur Utama Bank of The Philippine Islands.

Sementara Indonesia diwakili oleh Emmeline Hambali, Direktur Utama Dynapack Asia yang juga bergerak dalam konsep ekonomi sirkular. Lalu, ada Mara SY Coson, Group Sustainability Adviser, SM Investment, dan juga Direktur Utama Marketing dan Strategi Digital SM Retail, perusahaan yang berbasis di Filipina.

Para pelaku bisnis ini memberi pandangan dan pengalaman menarik perihal praktik bisnis yang mereka geluti dengan paradigma keberlanjutan.

[irp]

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2