Miris, Ban Motor Pindah ke Leher Buaya, Sayembara pun Digelar

Klikhijau.com - Tak ada dampak baiknya membuang sampah sembarangan, tak ada. Sampah yang dibuang sembarangan mengancam banyak hal. Tak hanya mengancam nyawa manusia, tapi juga binatang dan tumbuhan....

Miris,  Ban Motor Pindah ke Leher Buaya, Sayembara pun Digelar
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Irhyl R  Makkatutu

Artikel terbaru dari Irhyl R Makkatutu (lihat semua)

Hasmuni mengakui upaya melepaskan jeratan ban di leher buaya yang diperkirakan berusia 9 tahun itu, selama ini belum menjadi prioritas pihaknya karena habitatnya (Sungai Palu) tidak masuk dalam kawasan konservasi BKSDA Sulteng. Upaya yang lebih serius baru akan dilakukan di tahun ini setelah mendapat perintah langsung Gubernur Sulteng, Longki Djanggola.

"Perintah Gubernur itu juga membuat Sungai Palu menjadi kawasan Esensial atau penting, yang membuat kami bisa melakukan penyelamatan, meski tidak masuk kawasan konservasi," katanya.

Sayembara melepas ban dari leher buaya Sungai Palu itu disebut Hasmuni menjadi langkah awal penanganan. Selain hadiah uang, pihak BKSDA Sulteng juga akan memberikan penghargaan kepada mereka yang berhasil melepas ban yang sudah 3 tahun lebih berada di leher buaya tersebut.

"Kami pastikan jumlah uangnya setara dengan risikonya, ada penghargaan juga dari kami," ungkap Hasmuni.

Sebenarnya, bukan hanya buaya di Sungai Palu yang menderita karena sampah yang dibuang sembarangan, tetapi telah banyak hewan lain yang merasakan dampak buruknya. Bahkan tak sedikit hewan atau satwa yang kehilangan napasnya karena sampah.

Maka hal paling bijak yang bisa dilakukan adalah setop membuang sampah sembarangan.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2