Mikroplastik, Ancama Baru dan Nyata bagi Terumbu Karang

Klikhijau.com –  Perannya yang besar terhadap ekosistem laut. Tidak lantas membuat terumbu karang selamat dari berbagai ancaman yang bisa membuatnya punah. Kerusakan terumbu karang banyak dipicu ol...

Mikroplastik, Ancama Baru dan Nyata bagi Terumbu Karang
Bacakan Artikel

Klikhijau.com –  Perannya yang besar terhadap ekosistem laut. Tidak lantas membuat terumbu karang selamat dari berbagai ancaman yang bisa membuatnya punah.

Kerusakan terumbu karang banyak dipicu oleh aktivitas manusia, di antaranya penangkapan ikan menggunakan bahan peledak.

Penangkapan seperti itu sudah jelas akan menghabisi terumbu karang—dan akibatnya banyak satwa laut yang kehilangan tempatnya berlindung.

Kelestarian terumbu karang secara otomatis akan membawa keuntungan kepada manusia, sayangnya hal itu kurang disadari.

Padahal terumbu karang merupakan salah satu habitat paling beragam di planet ini. Ia berperan melindungi ribuan spesies ikan.

Namun sayangnya, terlepas dari peran pentingnya. Terumbu karang  juga semakin menderita, baik oleh penangkapan ikan maupun oleh  kenaikan suhu dan polusi plastik yang mengepung laut, yang setiap harinya semakin meningkat.

Sampah plastik yang tiba di laut, baik berupa kantong plastik, kemasan, dan botol plastik telah hadir di hampir setiap terumbu yang ada.

Plastik-plastik itu mengganggu terumbu karang, baik ketika masih utuh maupun ketika telah berubah menjadi mikroplastik.

Masih diabaikan peneliti

Sayangnya fakta ini masih  sering diabaikan oleh para ilmuwan dan pemerhati lingkungan. Padahal mikroplastik—yang merupakan  pecahan plastik kecil berukuran kurang dari lima milimeter. Telah membahayakan terumbu karang di seluruh dunia. Mikroplastik ini telah menimbulkan bahaya yang signifikan.

Dilansir dari Earth, ada sebuah studi yang diterbitkan oleh jurnal Global Change Biology. Studi itu dipimpin oleh Jessica Reichert, seorang rekan postdoctoral di Justus Liebig University Giessen (JLU).

Para peneliti  telah menemukan bahwa lebih dari empat juta pon mikroplastik disimpan di terumbu karang di seluruh dunia setiap tahun. Hal itulah yang menyebabkan terjadinya pemutihan dan nekrosis jaringan pada hewan laut itu.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2