Meresapi Sensasi Malam Bersama Nasi yang Tak Pernah Tidur

Klikhijau.com – Malam telah beranjak ke dini hari ketika saya pulang dari warung kopi (Warkop). Perut saya terasa keroncongan ingin diisi. Namun, saya tak perlu khawatir tak ada makanan, sebab di s...

Meresapi Sensasi Malam Bersama Nasi yang Tak Pernah Tidur
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Songkolo merupakan bahasa Makassar, sedangkan bahasa Bugisnya adalah sokko, merupakan sajian nasi ketan hitam atau putih yang ditabur dengan serundeng atau parutan kepala sangrai.

Membuat songkolo bagadang cukup mudah, seperti mengukus ketan biasa. Ketan hitam atau putih dikukus dengan santan.

Songkolo bisa mencukupi kebutuhan karbohidrat, lemak dan protein. Umumnya songkolo bagadang dibungkus dengan daun pisang dan diikat dengan karet dan hal itu tidak berlaku bagi perempuan yang saya kisahkan di atas. Ia menggunakan pembungkus dari kertas minyak warna cokelat.

Jika kamu berkunjung ke Sungguminasa atau Makassar dan lapar tengah malam. Atau sekadar ingin menikmati songkolo bagadang. Kamu bisa mengunjungi jalan Usman Salengke, tak jauh dari traffic light Jl. Malino dari arah Makassar.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2