Meresapi Sensasi Malam Bersama Nasi yang Tak Pernah Tidur

Klikhijau.com – Malam telah beranjak ke dini hari ketika saya pulang dari warung kopi (Warkop). Perut saya terasa keroncongan ingin diisi. Namun, saya tak perlu khawatir tak ada makanan, sebab di s...

Meresapi Sensasi Malam Bersama Nasi yang Tak Pernah Tidur
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Malam telah beranjak ke dini hari ketika saya pulang dari warung kopi (Warkop). Perut saya terasa keroncongan ingin diisi.

Namun, saya tak perlu khawatir tak ada makanan, sebab di sekitaran Sungguminasa, Gowa. Banyak penjual makanan hingga subuh.

Namun, malam itu saya memutuskan mencari songkolo bagadang. Tak jauh dari traffic light (lampu merah) Jalan Malino. Tepatnya jalan menuju jembatan kembar Gowa, ada seorang perempuan yang telah beranjak senja sering menjual songkolo bagadang.

Ketika saya sampai, ibu tersebut sedang sibuk melayani pembeli yang menghampiri sepuluh orang. Saya menunggu cukup lama hingga pesanan saya selesai.

“Jualannya setiap malam, Bu? Tanya saya.
“Iya, jika tak ada halangan yang penting,” jawabnya
“Dari jam berapa?
“Tergantung, biasanya jam sepuluh sampai jam empat subuh,” jawabnya lagi.

Ia menyerahkan pesanan saya, saya ucapkan terima kasih. Obrolan kami harus berhenti waktu itu, Kamis, 20 Februari 2020 karena ia harusmelayani pembeli. Bahkan saya belum sempat menanyakan namanya.

Bagadang bukan begadang

Songkolo bagadang, ingat, bagadang, bukan begadang. Kata bagadang sebenarnya berasal dari bahasa Indonesia, begadang.

Tapi, sepertinya agar makanan itu terdengar khas Makassar maka namanya pun jadi songkolo bagadang.

Songkolo adalah nasi beras ketan yang dikukus. Untuk bahan seperti yang dijual ibu yang saya ceritakan tadi, yang digunakan adalah beras ketan hitam.

Campuran lauknya adalah ikan asin, bajabu atau serundeng, sambal, dan jika ingin tambahan telur asin.

Songkolo bagadang, memang disiapkan sebagai makanan tengah malam, iya namanya juga bagadang. Songgokolo bagadang adalah nasi yang menolak tidur, hahahaha.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2