Menyesap Nikmatnya Berkah Jahe Merah dan Kopi di Tengah Pandemi
Klikhijau.com – Di tengah pendemi Covid-19, salah satu komoditas yang paling dicari adalah jahe merah. Jahe merah dianggap suplemen herbal penunjang stamina dan imun tubuh saat pandemi covid-19 terjad...
Klikhijau.com – Di tengah pendemi Covid-19, salah satu komoditas yang paling dicari adalah jahe merah. Jahe merah dianggap suplemen herbal penunjang stamina dan imun tubuh saat pandemi covid-19 terjadi.
Banyak petani yang memanen rejeki dari jahe merah. Semisal di Kampung Legok Nyenang, Desa Giri Mekar, Cilengkrang, Bandung, berkah jahe merah itu terasa. Masyarakat di sana memanfaatkan kawasan hutan lindung di lereng Gunung Manglayang, Kelompok Tani Hutan (KTH ) Giri Senang menanam jahe merah bersama dengan tanaman kopi. Tanaman itu tumbuh di bawah tegakan pohon pinus hasil progam penghijauan hutan oleh masyarakat. Kedatangan covid-19 membuat permintaan jahe merah di KTH tersebut sudah mencapai hitungan ton. Itu berbeda dari hari biasa yang hanya hitungan kwintal. [irp] Peningkatan permintaan atas jahe merah ini tentu memberikan berkah tambahan pendapatan bagi petani hutan anggota KTH Giri Senang. Dengan perhitungan rata-rata sekali panen menghasilkan 1 ton, maka dengan harga mencapai Rp.75.000,-/kg omset yang didapatkan dapat mencapai sekitar 75 juta sekali panen. "Sebetulnya komoditas utama KTH Giri Senang adalah kopi. Jahe merah, kunyit dan tanaman bawah tegakan hanyalah komoditas sampingan. Namun karena sekarang permintaan meningkat, Alhamdulillah anggota KTH mendapat tambahan pendapatan," ujar Yusuf, Penyuluh Kehutanan Pendamping KTH Giri Senang. Petani hutan anggota KTH Giri Senang saat ini berjumlah 147 orang, mereka melakukan kegiatan menanam tanaman kopi di bawah tegakan pohon pinus seluas 250 hektar, dengan 1 hektar diantaranya ditanam sela dengan tanaman empon-empon seperti jahe merah dan kunyit. "Dulu jahe merah dan kunyit hanya dijadikan bumbu masak oleh pembeli, namun dengan adanya wabah corona, jahe merah digunakan sebagai minuman penambah stamina agar terhindar dari virus corona," tambah Yusuf. Selain jahe, produksi kopi dari KTH ini pun sangat baik. Pada Tahun 2019, hasil panen kopi dalam bentuk gelondong mencapai 1.000 ton, dari awalnya hanya budidaya kopi arabica.