Menopause Bisa Ditunda, Kehidupan “Ranjang” Perempuan Lebih panjang

oleh -496 kali dilihat
Menopause Bisa Ditunda, Kehidupan “Ranjang” Perempuan Lebih Panjang
Ilustrasi/foto-123rf.com
Irhyl R Makkatutu

Klikhijau.com – Salamina, perempuan fiksi dalam kisah ini. Usianya akan menginjak empat puluh tahun. Sementara ia masih ingin menikmati kehidupan rumah tangga yang normal. Seperti ketika pengantin baru dulu.

Namun, Salamina menyadari ada faktor lain yang bisa menghentikan keinginannya. Ia telah sangat paham, dalam rumah tangga, khususnya dalam urusan seks. Perempuan punya waktu berhenti. Rata-rata di usia empat puluh tahun.

Ia khawatir, saat kehidupan seksnya berhenti–Saladin–suaminya akan berpaling ke perempuan lain. Ia kerap murung memikirkan hal itu.

Namun, di suatu pagi yang gigil. Ia sangat riang saat menyeduh kopi untuk Saladin, suami tercintanya. Yang telah mengadokan lima orang anak.

KLIK INI:  Wow, 5 Makanan Ini Akan Selamatkan Anda dari Penyakit Mudah Lupa

Ketika usai salat subuh, ia membaca artikel yang dimuat cnnindonesia.com. Judul artikel itu “Dunia Medis Temukan Cara Baru Menunda Masa Menopause.

Ia membacanya hingga tuntas sebelum membagikannya ke media sosialnya. Hal yang jarang ia lakukan. Selama ini, jika ada berita, ia hanya membaca judulnya lalu membagikannya–lengkap dengan captionnya.

Menurut berita yang dibaca Salamina, kini perempuan bisa menunda waktu menopause hingga 20 tahun lamanya. Penundaan dilakukan melalui prosedur medis teranyar dalam dunia kedokteran.

Ia terus membacanya, bahwa prosedur medis menunda menopause ini baru saja diluncurkan oleh ilmuwan yang juga mengembangkan in vitro fertilization (IVF) atau bayi tabung.

Ia tambah semangat sebab dokter menyatakan prosedur medis menunda menopause ini dapat menguntungkan ribuan wanita yang mengalami masalah kesehatan serius akibat menopause seperti penyakit jantung dan osteoporosis.

KLIK INI:  Wow, 8 Obat Alami Ini Bisa Membuat Suasana Harmonis Pasangan

Bukan hanya itu, dokter juga yakin prosedur ini dapat membantu meningkatkan kehidupan jutaan perempuan karena menunda timbulnya gejala menopause yang umum seperti masalah memori, kecemasan, dan dorongan seksual yang berkurang.

Waktu operasi hanya 30 menit

“Ini memiliki potensi untuk memberikan manfaat yang signifikan bagi perempuan mana pun yang mungkin ingin menunda menopause atau perempuan yang akan mengambil terapi penggantian hormon,” kata dokter pendiri Protecting Fertility and Menopause (ProFam) Simon Fishel kepada The Guardian. ProFam merupakan perusahaan kesehatan reproduksi ternama di dunia.

Tindakan medis ini dilakukan dengan prosedur operasi selama 30 menit untuk membedah dan mengangkat jaringan kecil di ovarium untuk kemudian dibekukan. Saat perempuan memasuki masa menopause, jaringan beku kemudian dicairkan dan dicangkokkan kembali ke dalam tubuh.

Jaringan ovarium itu dapat mengembalikan hormon seks yang menurun dan menunda menopause.

KLIK INI:  Libido Berhubungan Menurun, Ramuan Ajaib Ini Perlu Anda Coba!

“Saya harus mengatakan bahwa saya tidak pernah merasakan sakit apa pun, dan tampaknya cukup ajaib bahwa itu [penundaan menopause] adalah sesuatu yang sangat mudah,” kata salah satu pasien pertama prosedur ini, kepada The Sunday Times.

Fishel menjelaskan, lama waktu penundaan menopause tergantung pada usia jaringan saat diambil dan dikembalikan.

Misalnya, jika dilakukan pada orang berusia 25 tahun, maka menopause dapat tertunda hingga 20 tahun. Sedangkan prosedur yang dilakukan pada usia 40 tahun dapat menunda menopause selama 5 tahun.

Dikutip dari The Independent, ProFam sudah menawarkan prosedur ini untuk perempuan yang berusia di bawah 40 tahun dengan biaya sekitar 7 ribu hingga 11 ribu poundsterling atau Rp121 juta hingga Rp190 juta. Hingga saat ini, sembilan perempuan telah mencoba prosedur tersebut.

Usai membaca artikel tersebut, Salamina tanpa sadar berteriak “hore” hingga kopi yang ia seduh untuk Saladin tumpah. Untung saja tak mengenainya. Saladin kaget, ia menuju dapur

“Ada apa, Ma?” tanya Saladin. Salamina menyodorkan Hpnya. Memperlihatkan artikel yang baru saja ia baca. Mata Saladin berbinar-binar. Ia tersenyum sangat mesra kepada istrinya. Senyum itu dibalas cubitan mesra oleh Salamina.

KLIK INI:  Pembalut Kain Ubah Stigma Perempuan sebagai Kontributor Kerusakan Lingkungan