Menularkan Spirit Hidup Hijau Versi penuh
Sastra Hijau

Menikmati Akhir Pekan dengan Pantun Lingkungan yang Menginspirasi

Klikhijau.com – Pantun telah menjadi penyampai pesan sejak dulu. Pantun adalah jenis puisi lama. Memiliki ciri tersendiri, berjumlah empat baris. Dalam  Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pantun...

Oleh Tim Redaksi 13 Nov 2021 00:30 4 menit baca
Klikhijau.com – Pantun telah menjadi penyampai pesan sejak dulu. Pantun adalah jenis puisi lama. Memiliki ciri tersendiri, berjumlah empat baris. Dalam  Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pantun memiliki arti bentuk puisi Indonesia (Melayu), tiap bait (kuplet) biasanya terdiri atas empat baris yang bersajak (a-b-a-b). Pada awalnya jenis sastra ini (pantun) merupakan sastra lisan, yang kemudian berkembang menjadi sastra tulis. Saat ini, tak banyak lagi yang menulis atau menekuni pantun. Padahal ia bisa menjadi penyampai pesan yang efektif. [irp] Ada beragam jenis pantun, salah satunya adalah pantun lingkungan. Dikutip dari beberapa sumber, berikut pantun-pantun lingkungan:
1
Ambil kayu jadikan papan, Untuk membuat meja makan, Pungut sampah berserakan, itulah namanya kebajikan.
2
Buat rumah di hutan belukar Pohon rusak jadi tontonan Hutan bukan untuk dibakar Tapi untuk sumber kehidupan
3
Burung pipt burung dara Bagus rupanya berwarna warni Agar alam tetap terjaga Janganlah kita mengotori
4
Koar-koar masalah tunjangan Sampai-sampai semua tidak sabar Coba lihat masalah lingkungan Yang rusak karena tercemar
5
Buat rumah di hutan belukar Pohon rusak jadi tontonan Hutan bukan untuk dibakar Tapi untuk sumber kehidupan
6
Buah mangga dipetik Ata Mangga mantap itu punya Pak Ari Ayo bersama jaga lingkungan kita Agar tetap aman dan asri
7
Sungguh indah kerajinan rotan Dibuat menarik oleh pengrajinnya Mari kita menjaga hutan Jangan sampai kita merusaknya
8
Sarapan pagi sambil baca koran Baca berita tentang batu apung Bayangkan jika tidak ada hutan Banyak air siapa yang menampung [irp]
9
Burung kakaktua hinggap di dahan pohon Seseorang menatapnya dari kejauhan Siapa yang suka menjaga kebersihan Pasti dia sholeh dan tampan
10
Jalan-jalan ke gunung salak Jangan lupa membeli kemiri Kalau bumi kita rusak Pasti kita yang akan merugi
11
Kalau ada air yang bersih Tentu boleh kita menggunakannya Kalau lingkungan kamu ingin bersih Buanglah sampah pada tempatnya
12
Begitu besar si pohon lontar cocok ditanam dihalaman Mari jaga lingkungan sekitar Udara Segar hatipun nyaman
13
Ke pasar beli buah-buahan Jangan lupa mampir ke telaga Sungguh indah ciptaan Tuhan Sudah sepatutnya kita jaga
14
Burung kutilang hinggap didahan Seseorang menatapnya dari kejauhan Siapa yang suka menjaga kebersihan Pasti dia sholeh dan tampan [irp]
15
Kalau santai dipekarangan Enaknya sambil baca koran Jangan pernah buang sampah sembarangan Kalau tidak mau kebanjiran
16
Sungguh indah bunga ditanam Pergi kesana bersama teman Mari kita menjaga kebersihan Kebersihan itu sebagian iman
17
Makan Kedondong rasanya asam Sama rasa dengan mangga Mari kawan lestarikan alam Agar bumi selalu terjaga [irp]
18
Puteri raja datang memohon, agar pulang kasih dirantau. Mari kita tanam pohon, alam sekitar terlihat hijau.
19
Dingin rasanya daun telinga, pedih pula kedua mata. Mari kita tanam bunga, agar semarak lingkungan kita.
20
Burung nuri terbang rendah, mungkin lelah kedua sayapnya. Bunga cantik menghias indah, mata memandang jiwa bahagia.
21
Rasa sakit kembali kambuh, meminum obat jangan jenuh. Jika pohon banyak tumbuh, udara segar akan penuh. [irp]
22
Indramayu kota Mangga, mangga matang enak rasanya. Alam sekitar kotor tak terjaga, hidup terancam banyak bahaya.
23
Matang nangka masih di dahan, dipetik satu oleh teman. Lingkungan adalah anugerah Tuhan, jagalah agar hidup nyaman.
24
Air tumpah ke mana larinya, seluruh lantai terlihat basah. Buang sampah pada tempatnya, agar bersih senantiasa.
25
Kayu beringin mudah dipahat, tumbuh dekat rumah Camat. Lingkungan bersih badan sehat, apapun akan terasa nikmat.
26
Baju baru dipakai longgar, anak Cina jalan berputar. Udara segar badan bugar, semakin cinta alam sekitar. [irp]
27
Mengalir air ke selokan, mengalir bahagia jika beriman. Jika sampah berserakan, lingkungan kotor banyak kuman.
28
Perut lapar segera makan, lauknya daging juga ikan. Pungut sampah berserakan, itulah namanya kebajikan.
29
Hujan turun sangat sedikit, sudah duduk lalu bangkit. Lingkungan kotor banyak penyakit, penyakit datang selalu menjangkit. [irp]
30
Buah baik yang dipilih, hati-hati dengan duri. Jika lingkungan bersih rapih, hidup nyaman terasa asri.
31
Ternak pulang ke dalam kandang, telah seharian mencari makan. Sedap mata memandang, jika bersih alam lingkungan.
32
Purnama datang air pasang, perahu bocor hampir karam. Agar alam tidak gersang, pohon ditanam rajin disiram.
33
Kopi janji kopi kenangan Diseruput menjelang malam Biar saja mereka merusak lingkungan Nanti juga disambar sama bencanan alam
34
Kalau dongkol jangan berguman Mending kamu cari hiburan Jangan ngaku cinta alam Kamu masih buang sampah sembarangan
35
Sungguh pedas rasanya lada, Apalagi ditambah dengan merica, Alam sekitar kotor tak terjaga, hidup terancam banyak bahaya.
36
Kalau ada air yang bersih Tentu boleh kita menggunakannya Kalau lingkungan kamu ingin bersih Buanglah sampah pada tempatnya
37
Sungai jernih airnya tenang, Untuk mencuci pakaian adat, Lingkungan sekitar sangat rindang, Cocok untuk berteduh dan istirahat. Selamat menikmati pantun-pantu di atas dari di akhir pekan. Pantun tersebut dikutip dari bebarapa sumber [irp]
Topik terkait
#kesadaran lingkungan #sastra ekologi #sastra lingkungan #pantun lingkungan #pantun #pantun alam