Mengurai 2 Organisme Pengganggu Tanaman, Repellent dan Atraktan

Klikhijau.com - Dalam pertanian, tanaman apa pun akan sangat rentan terhadap hama, penyakit, serta gulma. Pada fase pertumbuhan dan perkembangannya. Hama, penyakit serta gulma tersebut di sebut dengan...

Mengurai 2 Organisme Pengganggu Tanaman, Repellent dan Atraktan
Bacakan Artikel

Salah satu pengendalian organisme pengganggu tanaman yang diyakini mampu mengurangi dampak negatif jika digunakan berulang-ulang, yakni dengan menggunakan metode kontrol biologis, yaitu menggunakan bahan-bahan alami.

Di alam, pestisida nabati yang berbahan dasar tumbuh-tumbuhan dapat digunakan sebagai bahan pengganti pestisida sintesis ini. Penggunaan agen hayati seperti tricoderma dapat pula menjadi pengendali hama terpadu yang lebih efektif. Juga harus disertai dengan penggunaan bibit serta lahan yang sehat.

Ada berbagai macam tumbuhan yang digunakan sebagai bahan untuk membuat pestisida nabati. Bahan-bahan tersebut terlebih dahulu diekstrak. Untuk mendapatkan ekstarknya terlebih dahulu dihaluskan atau dengan proses perebusan.

[irp]

Ada pula cara lain untuk memanfaatkan tanaman/tumbuhan tersebut. Dengan cara menanam di sekitar lahan tanaman yang dibudidaya.

Menurut jenisnya. tanaman tersebut dibedakan menjadi dua. Tanaman sebagai penolak hama disebut tanaman repellent. Tanaman penarik hama disebut tanaman atraktan.

Jenis-jenis tanaman repellent


  1. Kayu manis.ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย 8. Legundi

  2. Pepaya.ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  9. Kecombrang

  3. Tembelekan.ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  10. Jeruk purut

  4. Sirih.ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  11. Selasih

  5. Zodia.ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  12. Cengkeh

  6. Marigold.ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย 13. Alpukat

  7. Tembakau.ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย  ย 14. Bawang daun


Dari jenis tanaman di atas, selain bermanfaat sebagai tanaman penolak/repellent. Beberapa tanaman menjadi tanaman buah, tanaman hias, tanaman rempah, bahkan sebagai tanaman obat. Tanaman tersebut juga bernilai ekonomis.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: