Mengunjungi Lumbung Kantong Plastik yang Bernama Pasar Tradisional

Klikhijau.com – Pagi di hari Selasa, 1 Maret 2022. Saya mengantar adik ke pasar tradisional Borongrappoa. Pasar itu terletak di Ibu Kota Kecamatan Kindang, Bulukumba. Tepatnya di Kelurahan  Borongrapp...

Mengunjungi Lumbung Kantong Plastik yang Bernama Pasar Tradisional
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Pagi di hari Selasa, 1 Maret 2022. Saya mengantar adik ke pasar tradisional Borongrappoa. Pasar itu terletak di Ibu Kota Kecamatan Kindang, Bulukumba. Tepatnya di Kelurahan  Borongrappoa.

Memang ada kecenderungan menamai pasar tradisional dengan nama di mana pasar itu berada. Pasar Borongrappoa yang kami kunjungi pagi itu pun demikian. Pasar ini adalah pasar yang memiliki jadwal, dua kali seminggu. Hari Selasa dan Jumat.

Lokasinya berada di atas ketinggian menjadikan pasar ini memiliki pemandangan yang indah. Namun, keindahan itu disesaki dengan pemandangan lain yang membuat miris.

Di pasar Borongrappoa, seperti pasar tradisional pada umumnya. Penggunaan kantong plastik juga sangat marak. Itulah yang pemandangan mirisnya.

Hampir semua barang yang dibeli oleh pembeli dimasukkan ke dalam kantong plastik. Padahal banyak di antara pembeli itu membawa keranjang belanja sendiri.

Namun, barang yang dibeli pun terlebih dahulu dimasukkan ke dalam kantong plastik, kemudian di taruh di dalam keranjang.

[caption id="attachment_24376" align="aligncenter" width="650"] Meski membawa keranjang belanja, pembeli tetap menggunakan kantong plastik[/caption]

Jika pembeli membeli lima barang berbeda, maka mereka pun akan menggunakan lima kantong plastik untuk memisahkan barang yang dibelinya.

Penggunaan kantong plastik sekali pakai (PSP) memang telah menjadi masalah serius. Pada tahun 2021 lalu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebutkan, total sampah nasional mencapai 68,5 juta ton.

Dari jumlah semenggunung itu,  17 persen atau atau sekitar 11,6 juta ton, disumbangkan oleh sampah plastik, termasuk kantong plastik. Tentu saja.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2