Mengenal Bioremediasi, Cara Memulihkan Lingkungan dari Zat Berbahaya

Klikhijau.com – Bioremediasi masih terdengar asing. Padahal ia memiliki tujuan  yang berpihak pada lingkungan. Karena bioremediasi hadir untuk memulihkan kesehatan lingkungan dari zat-zat pencemar yan...

Mengenal Bioremediasi, Cara Memulihkan Lingkungan dari Zat Berbahaya
Bacakan Artikel

Cara ini pun tidak berdiri sendiri, tetapi ada empat cara untuk melakukan bioremediasi jenis ini, di yakni dengan cara:

[irp]



  • Biopile



Teknik biopile ini menggunakan cara penimbunan di atas galian tanah yang tercemar. Namu, tidak sekadar ditimbun begitu saja, tetapi diikuti  penambahan nutrisi dan aerasi. Tujuan dari penambahan itu  untuk meningkatkan aktivitas mikroba.

Tidak hanya itu, tetapi juga harus ada penambahan  sistem pemanas dalam teknologi biopile. Ini bertujuan agar proses biodegradasi senyawa berbahaya dapat berjalan lebih cepat.



  • Land farming



Ini merupakan teknik mencampurkan tanah tercemar dengan nutrisi, guna merangsang aktivitas mikroorganisme.

Ini merupakan teknik yang paling muda dalam teknik ex-situ. Setelah tanah tercampur, campuran tanah tersebut kemudian  dipindahkan ke tanah yang belum terkontaminasi.

Ada beberapa jenis nutrisi yang perlu ditambahkan, di antaranya kalium,  nitrogen, dan fosfor.

[irp]



  • Bioreaktor



Teknik bioremediasi ini, menggunakan  sebuah tangki besar. Tangki itu sebagai tempat terjadinya biodegradasi.

Tangki besar yang digunakan pun harus memiliki kondisi yang terkendali. Di mana mikroba dapat bertahan hidup.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: