Mengapa Sampah APD Harus Terbuang ke Laut Selama Pandemi?

Klikhijau.com – Bagaimana membayangkan sampah Alat Pelindung Diri (APD) akhirnya terbuang ke sungai, lalu berkubang ke laut. Teluk Jakarta sudah jadi saksi bisu, jenis sampah ini merajalela selama pan...

Mengapa Sampah APD Harus Terbuang ke Laut Selama Pandemi?
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Bagaimana membayangkan sampah Alat Pelindung Diri (APD) akhirnya terbuang ke sungai, lalu berkubang ke laut. Teluk Jakarta sudah jadi saksi bisu, jenis sampah ini merajalela selama pandemi.

Sebagaimana dibahas Klikhijau sebelumnya, ada perubahan pada komposisi sampah yang sebelumnya jenis sampah plastik, kini muncul pendatang baru yakni APD.

Selama pandemi, penggunaan APD seperti masker, hand sanitizer dan sarung tangan karet memang massif. Tetapi, penggunaan APD yang massif merupakan satu soal—dari soal yang lain yakni mengapa sampah APD itu harus terbuang sembarangan?

Faktanya, penanganan sampah selama pandemi tidak sepenuhnya jadi pusat perhatian. Meski, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pernah mengeluarkan surat edaran mengenai penanganan limbah medis dan sampah rumah tangga selama masa darurat.

Jauh hari sebelumnya, Klikhijau juga sudah mengangkat topik tentang pentingnya setiap kota memiliki drop box khusus APD di area publik. Ini penting agar APD tersebut tidak terbuang sembarangan. Tidak hanya di ruang publik, APD yang bersumber dari rumah tangga juga meningkat namun di banyak tempat masih dikelola sebagaimana sampah lainnya.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dengan studi terbarunya menemukan bahwa sampah APD mendominasi muara sungai Cilincing dan Marunda, Jakarta Utara. Ini fakta bahwa ada yang salah dengan penanganan sampah selama pandemi.

“Jadi, APD dulu tidak kami temukan, tapi sekarang masker baik plastik maupun kain, hazmat, face shield itu malah menjadi 16 persen dari sampah plastik yang kami temukan. Yang tadinya nol jadi 16 persen,” kata Intan Suci Nurhati (Peneliti LIPI), dikutip Klikhijau, 18 Juni 2020.

Fenomena di Eropa dan Amerika

Tak hanya di Indonesia, fenomena APD yang terbuang ke laut juga terjadi di Prancis.  Melansir dari IFL Science, sampah APD juga ditemukan di Prancis. Kelompok aktivis lingkungan Prancis menemukan sampah masker dan sarung tangan karet di perairan Mediterania.

“Ini berita yang sangat mengkhawatirkan. Kami menemukan sampah-sampah baru terkait pandemi, terutama sarung tangan lateks,” ungkap Operation Mer Popre dalam akun facebook mereka.

Kejadian serupa ternyata juga dijumpai di Amerika Serikat (AS). Di AS juga dilaporkan adanya selokan dan saluran air yang tersumbat akibat sampah masker dan sarung tangan yang diyakini terbuang melalui kloset.

Melansir dari National Geografic, Enviromental Protection Agency AS merilis pernyataan yang meminta masyarakat agar membuang APD secara benar.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2