Menanam Pohon di Mata

Segelas Kerakusan sebatang pohon mampir ke rumahmu subuh itu. saat kau sedang bermimpi membuat villa di pinggir hutan. tempat menjamu lidahmu segelas kerakusan hidup rasanya sempurna, setiap pagi...

Menanam Pohon di Mata
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

biar banjir tak mendapat caci-maki
gerah berlari ke bawah pohon senja

dan aku berlari ke pelukmu sebagai bencana

2025

Menjadi Angin dan Ingin


 

pagi tiba dan semua menjadi kamu
kenangan di jendela, dapur, ruang tamu, kamar mandi,
dan langit pagi yang mendung

kadang aku ingin jadi angin
terbangkan daun asam jawa di belakang rumah
hingga menutupi seluruh kepalamu

kadang aku ingin jadi pesan di medsos, lupa kau buka dan baca

sebab isinya hanyalah pelukan
tak lepas hingga petang

ini adalah pagi yang kacau oleh rindu seorang anak pada ayahnya
sejak kemarin tak pulang ke rumah
ia pulang ke rumah abadi
setelah sebatang pohon asam tumbang
meninabobokkannya bersama maut

tanah mulai bergerak sayang, seperti pagi bergerak ke siang.
tanah mulai menuju rumah
dan pagi tak pernah menjadi apa-apa selain luka duka

Kindang, 2025

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2