Masih Kecil Sudah Diserang Mag? 5 Hal Ini Pemicunya!

Klikhijau.com - Livio (5) mendadak muntah-muntah dan demam. Kejadiannya tiba-tiba dan tentu saja mengagetkan. Setelah beberapa kali muntah, tubuhnya lemas tak bergairah. Livio juga kehilangan nafsu ma...

Masih Kecil Sudah Diserang Mag? 5 Hal Ini Pemicunya!
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Livio (5) mendadak muntah-muntah dan demam. Kejadiannya tiba-tiba dan tentu saja mengagetkan. Setelah beberapa kali muntah, tubuhnya lemas tak bergairah. Livio juga kehilangan nafsu makan. Orang tuanya panik. Ia segera di bawah ke dokter.

Betapa terkejutnya orang tuanya, saat dokter menjelaskan bahwa Livio terkena gejala sakit mag. Apa mungkin, masih kecil-kecil sudah sakit mag?

Ini pelajaran positif bagi orang tua agar menjaga pola makan anaknya. Serangan penyakit lambung bisa mendera siapa saja.

Apa pemicunya? Umumnya, mag pada anak-anak terjadi karena 5 hal ini.

Akibat bakteri nakal

Bakteri nakal itu bernama Helicobacter Pylori, satu jenis bakteri penyebab peradangan pada lapisan lambung. Bakteri ini masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan minuman yang tercemar atau kontak dengan orang lain.

Helicobacter berkembang biak di lingkungan yang tidak terjaga kebersihannya. Makanan atau jajanan yang kurang sehat adalah biang keladinya selain lingkungan yang kotor.

Gejala yang muncul akibat bakteri ini antara lain kembung, perut nyeri, mual hingga pendarahan pada lambung.

Pola makan yang tidak teratur

Makan yang teratur pada anak-anak memang sulit di atur. Tidak heran bila banyak orang tua melakukan apa saja untuk memberi makan pada anaknya.

Misalnya, menyewa orang tertentu yang bertugas mengurus jadwal makan, mengajak makan di tempat tertentu, hingga memberi iming-iming tertentu.

Yah, anak-anak memang umumnya malas makan sehingga berpotensi memicu asam lambung yang tidak seimbang.

Makanan instan

Ini yang cukup berat. Anak-anak memang identik dengan makanan instan. Banyak orang tua membiarkannya karena menganggap makanan instan lebih steril dan mudah didapatkan.

Akhirnya, anak-anak terbiasa dan ketergantungan dengan makanan instan. Mengontrol anak-anak agar tidak terkontaminasi makanan instan, sama sulitnya dengan mengontrol jadwal makannya.

Makanan seperti mie instan termasuk yang paling berbahaya karena makanan seperti ini membutuhkan proses pengolahan yang lama dalam lambung. Akibatnya, risiko iritasi pada lambung sangat tinggi.

Minuman soda dan kopi

Banyak orang tua tidak peduli anaknya mau makan atau minum apa saja. Ada persepsi bahwa mereka masih kecil dan pencernaannya masih bagus sehingga dapat beradaptasi dengan makanan apa saja.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2