Mangrove, Energi Kehidupan di Pesisir yang Terlupakan

Klikhijau.com - Sebagian besar masyarakat kita mengenal Hutan Mangrove yakni sekumpulan pohon atau semak-semak yang hidup dan tumbuh di Kawasan pinggiran pantai, di daerah pasang surut. Hutan Mangrove...

Mangrove, Energi Kehidupan di Pesisir yang Terlupakan
Bacakan Artikel

[irp posts="266" name="Berkah Bakau yang Memukau di Utara Makassar"]

Dari sektor ekonomi, Hutan Mangrove juga memberikan pendapatan alternatif bagi nelayan. Dalam satu bulan kawasan magrove bisa menghasilkan 50-60 liter madu. Masyarakat setempat menjadikan kawasan Mangrove sebagai lahan untuk mencari rezeki.

Namun, sejak 2006, kenyataan pahit harus dirasakan masyarakat Kabupaten Langkat, Sumatera Utara misalnya. Lahan yang dihiasi sekelompok tanaman hijau nan asri itu dikonversi menjadi perkebunan kelapa sawit seluas 16.446 hektar oleh beberapa oknum perusahaan perkebunan sawit yang tidak mendapatkan izin dari Departemen Kehutanan dan Bupati Langkat.

Akibat perambahan yang dilakukan oleh ketiga perusahaan tersebut telah merugikan negaraย  sebesarย  160 Milliar, dan menguntungkan segelintir orang dan golongan, serta merta memiskinkan masyarakat yang berada di enam desa (Klantan, Desa Perlis, Lubuk Kasih, Kelurahan Barandan Barat, Kelulahan Sei Bilah, Lubuk Kertang, dan Alur Dua).

Dampak negatif dari aktivitas Ilegal perkebunan tersebut adalah hilangnya dan menurunnya mata pencaharian nelayan akibat ditutupnya 30 lebih paluh atau anak sungai dengan diameter 3-4 meter, paluh merupakan sumber penghidupan, di mana nelayan-nelayan bubu, ambai, belat, jaring menggantungkan hidupnya.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: