Lebaran Minim Sampah, Ini Sederet Tips untuk Mewujudkannya

Klikhijau.com - Hari Raya Idul Fitri atau lebaran jadi momen yang ditunggu-tunggu kaum muslim. Seperti yang akan disongsong dalam waktu dekat ini. Berbagai persiapan mulai dilakukan untuk menyambut...

Lebaran Minim Sampah, Ini Sederet Tips untuk Mewujudkannya
Bacakan Artikel

Hal tersebut lebih bijak daripada menggunakan kardus atau koran bekas.



  • Hindari menggunakan piring sekali pakai



Saat lebaran, berkunjung ke rumah keluarga menjadi penting untuk meminta maaf. Saat kunjungan itu, terkadang tamu disuguhi dengan piring plastik atau styrofoam. Karena dianggap lebih praktis. Tak perlu repot mencucinya.

Padahal piring plastik atau styrofoam sangat tidak ramah lingkungan, apalagi hanya sekali pakai.  Karenanya,  sebaiknya gunakan piring  berbahan kaca atau sejenisnya yang dapat digunakan lebih dari sekali. Hal itu lebih berpihak pada lingkungan.



  • Menghindari kembang api



Saat lebaran, kembang api atau petasan juga kadang marak. Hindarilah menggunakan kedua bahan tersebut.

Meski permainan itu seru dan menyenangkan, tapi dapat mengantar bahaya berupa ledakan. Selain itu, sudah pasti akan berpotensi menghasilkan sampah yang mencemari lingkungan.



  •  Menjauhkan diri dari minuman kemasan



Air minum kemasan sangat marak beredar jelang dan saat lebaran. Banyak masyarakat menggunakannya karena lebih simple dan tak perlu dicuci.

Memang terlihat sangat sepele saja, namun dampaknya tidak sepele terhadap lingkungan.  Karena itu, jauh lebih baik menggunakan gelas saat menyuguhkan air minum kepada tamu.



  • Menerima dan memberi THR secara online



Jika selama ini THR biasa berbentuk amplop, cobalah memberi atau menerima Tunjangan Hari Raya (THR) dilakukan offline. Sekarang saatnya mencoba melakukannya dengan cara online  melalui penggunaan teknologi aplikasi atau lewat transfer.


  • Silaturahmi online



Silaturahmi memang sangat penting. Namun, apabila terkendala jarak. Tak ada salahnya bersilaturahmi secara online.

Tidak hanya murah meriah, tetapi juga lebih ramah lingkungan. Karena mampu mampu mengurangi jejak karbon kendaraan cukup signifikan, yakni hingga 108,1 Kg CO2.



  • Menghabiskan makanan



Lebaran tanpa makanan rasanya kurang afdol. Saat mengambil makanan, terkadang kita khilaf. Mengambil di luar batas kemampuan menghabiskannya.

Karena itu, ambillah secukupnya dan habiskan makanan yang kita ambil. Karena jika tidak akan berakhir sebagai sampah makanan.

Sampah makanan adalah salah satu penyumbang emisi gas rumah kaca (GRK). Selain itu, juga dapat mencemari lingkungan.



  • Mengganti camilan



Saat lebaran, cemilan adalah makanan wajib yang harus tersedia. Namun, sebaiknya hindari cemilan yang berpotensi menghasilkan sampah.

Saat ini banyak cemilan yang dibungkus dengan plastik. Plastik tersebut sudah pasti akan berakhir jadi sampah. Mari  bijak memilih cemilan

Jadi, terakhir, selamat berlebaran minim sampah, mohon maaf lahir dan batin.

 

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2